Dari Tebu Menjadi Gula: Siswa Hammu Lima Sumba Belajar di MSM
- 21 Agt 2026 20:38 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba - Puluhan siswa tingkat TK dan SD Sekolah Hammu Lima Sumba mengikuti kunjungan edukasi (field trip) ke kawasan perkebunan dan pabrik pengolahan tebu PT Muria Sumba Manis (MSM) di Desa Wanga, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, Waingapu,Jumat,21 Agustus 2026.
Dalam kegiatan ini, para siswa diajak mengenal lebih dekat perjalanan tebu hingga menjadi gula. Tidak hanya belajar dari ruang kelas, mereka berkesempatan melihat secara langsung bagaimana tanaman tebu dibudidayakan, dipanen, dan kemudian diolah melalui berbagai tahapan di pabrik.
Sekolah Hammu Lima Sumba, yang berkolaborasi dengan BPK Penabur dan mengusung tagline “Berakar pada Nilai, Bertumbuh untuk Masa Depan”, memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman (meaningful learning).
Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengenal lebih dekat lingkungan perkebunan dan industri yang berada di sekitar mereka.
MSM mendukung pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap pendidikan dan pengembangan generasi muda di Sumba. Dukungan tersebut sejalan dengan pilar pendidikan MSM, yaitu Grow in EduAction, yang mendorong terciptanya kesempatan belajar yang relevan dan memberikan pengalaman nyata bagi anak-anak di wilayah sekitar operasional perusahaan.
| Baca juga: Bahan Alami untuk Mencerahkan Bibir Gelap |
Dalam kunjungan tersebut, para siswa diperkenalkan pada berbagai tahapan operasional perkebunan dan pabrik gula. Dengan pendampingan tenaga pendidik dan tim ahli dari MSM, mereka melihat penggunaan mekanisasi pertanian melalui traktor modern, teknologi pengairan Sub-Surface Drip Irrigation, proses penanaman dan pemanenan tebu, hingga proses penggilingan dan penanganan produk gula kristal putih bermerek Sumba Manis.
Tak hanya mengenal proses produksi, para siswa juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan dalam kegiatan industri. Materi yang disampaikan antara lain kegiatan penghijauan di wilayah operasional perusahaan.
Perwakilan Manajemen PT Muria Sumba Manis, Francois Tondong, menyambut baik kunjungan para siswa dan menyampaikan bahwa perusahaan terbuka terhadap kegiatan edukasi yang memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi generasi muda Sumba.
“Pintu perusahaan selalu terbuka untuk kegiatan edukasi masyarakat, khususnya anak-anak Sumba. Kami berharap pengalaman melihat langsung proses di perkebunan dan pabrik dapat membuka wawasan mereka bahwa teknologi dan industri dapat berjalan seiring dengan perhatian terhadap lingkungan. Kami juga ingin terus mendukung pendidikan serta ikut memberikan kontribusi bagi pengembangan generasi muda di Sumba,” ujar Francois.
Sementara itu, Kepala Sekolah Hammu Lima Sumba, Joko Tarigan, mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada para siswa untuk belajar langsung dari lingkungan industri.Kunjungan edukasi ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi anak-anak kami. Belajar tidak harus selalu berlangsung di dalam ruang kelas. Dengan melihat langsung proses dan teknologi di MSM, siswa dapat memahami bagaimana sains, teknologi, dan kerja keras diterapkan dalam menghasilkan produk yang mereka kenal dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan kebanggaan terhadap potensi yang ada di Sumba,” ujar Joko Tarigan.
Melalui kegiatan ini, Sekolah Hammu Lima Sumba berharap pengalaman belajar di lapangan dapat mendorong rasa ingin tahu, kemandirian, dan kreativitas siswa. Interaksi langsung dengan lingkungan perkebunan dan industri juga diharapkan dapat membantu mereka memahami keterkaitan antara ilmu pengetahuan yang dipelajari di sekolah dengan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan kunjungan diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif, pembagian bingkisan kepada para siswa, dan makan siang bersama. Antusiasme siswa selama kegiatan menjadi bagian penting dari pengalaman belajar di luar kelas, sekaligus memberikan kesempatan bagi mereka untuk melihat secara nyata bagaimana proses yang dipelajari di sekolah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu orang tua siswa, Mia Ai Kusmiati, menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan edukasi siswa TK B Hammu Lima Sumba ke kebun dan pabrik gula memberikan pengalaman baru sekaligus pembelajaran langsung bagi para siswa. Mia Ai Kusmiati juga mengatakan kunjungan tersebut memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi anak-anak karena mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan dari dalam kelas, tetapi juga dapat melihat secara langsung proses produksi gula, mulai dari tanaman di kebun hingga pengolahan di pabrik.
Menurutnya, anak-anak terlihat sangat senang dan antusias mengikuti setiap tahapan kunjungan. Bahkan, pengalaman tersebut membuat anak lebih sering bercerita kepada orang tua tentang apa yang dilihat dan dipelajarinya, termasuk proses tanaman yang kemudian diolah hingga menghasilkan gula. Ia menilai pembelajaran melalui kunjungan lapangan seperti ini mampu menambah wawasan sekaligus memberikan pemahaman yang lebih nyata kepada anak tentang lingkungan, pertanian, serta proses produksi yang selama ini mungkin hanya mereka kenal melalui cerita atau gambar.
Mia berharap kehadiran dan program pendidikan di TK B Hammu Lima Sumba dapat terus berkembang sehingga semakin banyak anak di Sumba Timur memperoleh kesempatan belajar melalui pengalaman langsung di luar kelas. Ia menilai konsep pembelajaran seperti ini sangat baik karena mampu memberikan motivasi dan pengalaman berbeda bagi peserta didik. Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak mengikuti kegiatan pendidikan yang diselenggarakan Hammu Lima Sumba karena fasilitas dan pola pembelajarannya dinilai sangat baik.
Sementara itu, salah seorang siswa TK B Hammu Lima Sumba, Shakeil Achmad Zhafran, juga tampak gembira mengikuti kunjungan tersebut. Saat ditanya mengenai apa yang dilihat selama berada di lokasi, Shakeil dengan polos menyebut melihat eskavator, traktor, serta berbagai hal menarik lainnya. Keceriaan siswa tersebut menjadi gambaran bahwa kegiatan belajar sambil melihat langsung dunia kerja dan lingkungan sekitar dapat menjadi pengalaman menyenangkan sekaligus memperkaya pengetahuan anak sejak usia dini,"ujarnya.
Tentang PT Muria Sumba Manis
PT Muria Sumba Manis merupakan perusahaan yang memfokuskan diri dalam pengembangan industri perkebunan di wilayah Indonesia Timur melalui penanaman tanaman perkebunan tebu beserta pabrik gula. Melalui semangat “Grow in Harmony”, PT Muria Sumba Manis berkomitmen penuh untuk membangun industri perkebunan dan pengolahannya dengan memberikan nilai tambah dan manfaat bagi seluruh masyarakat di wilayah PT Muria Sumba Manis beroperasi. Dalam menjalankan operasional, PT Muria Sumba Manis senantiasa berupaya mewujudkan kegiatan agribisnis yang berkelanjutan dan menerapkan praktik-praktik perkebunan terbaik serta ramah lingkungan.(YB)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....