Disdik Sumba Timur Dorong 73 Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan

  • 18 Sep 2026 14:34 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Sumba Timur, Imanuel Takandjanji, mengapresiasi perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan terhadap rencana pembangunan sekolah nasional terintegrasi di Kabupaten Sumba Timur. Menurutnya, program tersebut menunjukkan adanya perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan pendidikan di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Sumba Timur, sehingga perlu disambut secara positif oleh pemerintah daerah dan masyarakat, Waingapu,Senin,14 September 2026.

Imanuel menjelaskan, sekolah nasional terintegrasi tidak hanya berkaitan dengan pembangunan atau pembenahan fisik gedung sekolah. Lebih dari itu, program tersebut diharapkan mampu memastikan anak-anak mendapatkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, sehat, dan layak. Kondisi lingkungan sekolah yang baik dinilai penting agar peserta didik dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih tenang dan memiliki ruang yang mendukung perkembangan mereka.

Selain memberikan kenyamanan bagi peserta didik, keberadaan sekolah yang representatif juga diharapkan dapat mendukung guru dalam melaksanakan tugasnya. Dengan fasilitas dan lingkungan sekolah yang lebih baik, para guru diharapkan dapat menjalankan proses belajar mengajar secara lebih produktif. Karena itu, menurut Imanuel, pembenahan sarana pendidikan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah,"ujarnya.

Imanuel menegaskan, setelah sarana dan prasarana sekolah mulai dibenahi, tugas pemerintah daerah selanjutnya adalah memastikan peningkatan mutu pendidikan. Sekolah yang aman, nyaman, layak, dan sehat harus diikuti dengan kualitas pembelajaran yang semakin baik. Hal tersebut menjadi perhatian penting, sehingga manfaat program yang diterima sekolah tidak hanya terlihat dari perubahan fisik bangunan, tetapi juga dari perkembangan kemampuan dan prestasi peserta didik.

Ia berharap, dengan adanya program pembenahan sekolah yang representatif, anak-anak semakin aktif mengikuti proses pembelajaran. Peningkatan kemampuan literasi dan numerasi menjadi salah satu perhatian, mengingat kemampuan tersebut masih menjadi tantangan dalam dunia pendidikan di Sumba Timur. Lingkungan belajar yang lebih nyaman diharapkan dapat memberikan motivasi kepada peserta didik untuk lebih aktif belajar sekaligus meningkatkan kualitas hasil pembelajaran.

Imanuel menyebutkan, saat ini terdapat 73 sekolah yang telah mendapatkan program pembenahan atau peningkatan fasilitas. Ia berharap sekolah-sekolah penerima program tersebut mampu memberikan nilai tambah setelah memperoleh dukungan pemerintah. Tidak hanya dari sisi bangunan dan fasilitas, tetapi terutama melalui peningkatan kualitas pembelajaran dan pelayanan pendidikan. Dengan demikian, program tersebut benar-benar memberikan dampak bagi peserta didik, guru, serta peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Sumba Timur,"ungkapnya.(YB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....