Satresnarkoba Polres Sumba Timur dan BPOM Perkuat Sinergi Berantas OKT
- 08 Sep 2026 09:58 WIB
- Kupang
RRI.CO,ID,Sumba - Dalam rangka memperkuat sinergitas lintas sektoral dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba serta obat keras tertentu, Satuan Reserse Narkoba Polres Sumba Timur melaksanakan kegiatan silaturahmi dan koordinasi ke Kantor BPOM Sumba Timur,Senin,7 September 2026.Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis kepolisian untuk membangun kerja sama dengan instansi terkait, khususnya dalam mengantisipasi peredaran obat-obatan yang berpotensi disalahgunakan oleh masyarakat, terutama generasi muda di wilayah Kabupaten Sumba Timur.
Kegiatan silaturahmi dan koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur, Iptu I Gede Putu Parwata, S.H., bersama sejumlah anggotanya. Kedatangan jajaran Satresnarkoba diterima langsung oleh Kepala BPOM Sumba Timur, Bernardus Beda Moron, S.Si., S.H., M.Hum., di ruang kerjanya. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban sekaligus membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan pengawasan obat dan upaya bersama dalam mencegah penyalahgunaan obat keras tertentu yang beredar di tengah masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah maraknya penyalahgunaan Obat Keras Tertentu atau OKT tanpa resep dokter. Sejumlah obat seperti Tramadol, Trihexyphenidyl, serta jenis obat lainnya dinilai berpotensi disalahgunakan dan dikonsumsi tidak sesuai peruntukannya, bahkan dapat digunakan sebagai pengganti narkoba. Kondisi ini dinilai membutuhkan perhatian serius dari seluruh pihak, karena penyalahgunaan obat tanpa pengawasan medis dapat memberikan dampak buruk terhadap kesehatan maupun kehidupan sosial masyarakat.
Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur, Iptu I Gede Putu Parwata, menyampaikan bahwa pihaknya membutuhkan dukungan data, informasi, serta pengawasan dari BPOM terhadap peredaran obat-obatan, baik di apotek, toko obat maupun melalui penjualan secara daring. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat penting agar upaya pencegahan tidak hanya dilakukan melalui penindakan hukum, tetapi juga melalui pengawasan dan edukasi kepada masyarakat. “Hari ini kami menyambangi Kantor BPOM Sumba Timur dan bertemu langsung dengan Bapak Kepala BPOM. Selain bersilaturahmi, kami juga berkoordinasi dan menjalin sinergi serta kerja sama terkait pencegahan dan penegakan hukum terhadap peredaran narkoba dan obat keras tertentu,”ujar Iptu Parwata.
Sementara itu, Kepala BPOM Sumba Timur Bernardus Beda Moron mengapresiasi langkah Polres Sumba Timur melalui Satresnarkoba yang secara aktif membangun komunikasi dan koordinasi dengan BPOM. Ia menegaskan kesiapan BPOM untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam melakukan pengawasan, sosialisasi, hingga mendukung langkah penindakan terhadap peredaran obat ilegal dan penyalahgunaan OKT. “Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari Bapak Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur bersama anggota. Kami siap bersinergi, berkolaborasi dan mendukung program Satresnarkoba terkait peredaran narkoba dan OKT di Sumba Timur. Kami siap bekerja sama untuk memberantas peredaran narkoba dan OKT tersebut,” tegasnya.
Pertemuan tersebut kemudian ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat kolaborasi dalam kegiatan pencegahan, pengawasan, edukasi, serta penegakan hukum terhadap peredaran narkoba dan obat keras tertentu. Sinergi antara Polres Sumba Timur dan BPOM diharapkan mampu mempersempit ruang gerak peredaran obat ilegal, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membeli, mengonsumsi, maupun menyalahgunakan obat tanpa resep dan pengawasan tenaga kesehatan. Dengan kerja sama yang semakin kuat antarinstansi, diharapkan peredaran narkoba dan OKT di wilayah hukum Polres Sumba Timur dapat ditekan seminimal mungkin demi melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan obat dan narkoba.(Satresnarkoba Polres Sumba Timur/YB)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....