Pemkab Sumba Timur Sambut Kunjungan Direktur Perkebunan Kementan

  • 18 Sep 2026 14:49 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Pemerintah Kabupaten Sumba Timur terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam mendorong pengembangan sektor perkebunan, khususnya komoditas tebu yang dinilai memiliki potensi ekonomi bagi daerah dan masyarakat. Hal tersebut ditunjukkan melalui penyambutan kunjungan kerja Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Dr. Abdul Roni Angkat, S.TP., M.Si., bersama tim di Bandar Udara Umbu Mehang Kunda, Sumba Timur, Rabu, 16 September 2026. Kunjungan tersebut diterima oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sumba Timur, Yulius Ngenju, S.T., yang mewakili Bupati Sumba Timur.

Kunjungan kerja Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI tersebut merupakan bagian dari agenda untuk melihat secara langsung perkembangan kegiatan perkebunan tebu di Kabupaten Sumba Timur. Salah satu perhatian utama dalam kunjungan tersebut adalah keberadaan Pabrik Gula PT. MSM yang menjadi bagian dari pengembangan komoditas tebu di daerah. Kehadiran pejabat Kementerian Pertanian bersama tim diharapkan dapat memberikan gambaran secara langsung mengenai kondisi dan perkembangan sektor tebu, termasuk berbagai kegiatan yang telah berjalan di lapangan.

Dalam agenda tersebut, Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan bersama rombongan dijadwalkan melakukan peninjauan langsung ke Pabrik Gula PT. MSM. Selain melihat kondisi dan aktivitas pabrik, rombongan juga akan meninjau kegiatan budidaya tanaman tebu yang melibatkan masyarakat serta pola kemitraan yang dikembangkan antara perusahaan dengan petani. Peninjauan lapangan ini menjadi bagian penting untuk melihat secara langsung pelaksanaan pengembangan tebu, mulai dari kegiatan budidaya hingga keterkaitannya dengan pengelolaan dan pengolahan hasil perkebunan,"ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Sumba Timur menyambut baik kunjungan tersebut karena dinilai menjadi kesempatan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pihak perusahaan, dan masyarakat. Kolaborasi berbagai pihak diperlukan agar pengembangan komoditas tebu tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga dapat memberikan ruang yang lebih besar bagi masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi melalui pola kemitraan yang produktif. Dengan adanya kunjungan langsung dari Kementerian Pertanian, berbagai perkembangan maupun kondisi di lapangan dapat menjadi bahan evaluasi dan pembahasan bersama.

Pengembangan perkebunan tebu juga diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Sumba Timur, khususnya petani yang terlibat dalam budidaya dan kemitraan. Pemerintah daerah terus mendorong agar kerja sama antara masyarakat dan dunia usaha dapat dibangun secara produktif, transparan, serta berkelanjutan, sehingga potensi lahan dan sumber daya pertanian yang dimiliki daerah dapat dimanfaatkan secara optimal. Melalui penguatan kemitraan tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan produksi, tetapi juga memperoleh manfaat dari berkembangnya industri perkebunan dan pengolahan tebu di daerah.

Kunjungan kerja Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI bersama tim selanjutnya dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke Pabrik Gula PT. MSM serta lokasi budidaya tanaman tebu dan kegiatan kemitraannya bersama masyarakat. Pemerintah Kabupaten Sumba Timur berharap kunjungan tersebut dapat memperkuat komunikasi dan koordinasi lintas pihak dalam mendukung pengembangan perkebunan tebu secara berkelanjutan. Selain itu, hasil peninjauan lapangan diharapkan dapat menjadi masukan dalam mendorong pengembangan sektor perkebunan yang mampu membuka peluang ekonomi, memperkuat posisi petani, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumba Timur.(Prokopim Sumba Timur/YB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....