Pemkot Kupang Gelar Operasi Pasar Kendalikan Inflasi Pangan
- 28 Jul 2026 18:01 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Pemerintah Kota Kupang menggelar Operasi Pasar Stabilisasi Harga dan Pengendalian Inflasi Pangan di Pasar Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Senin (27/7/2026). Kegiatan ini bertujuan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, memastikan ketersediaan pangan, serta mempertahankan daya beli masyarakat di tengah dinamika harga pasar.
Operasi pasar dibuka secara resmi oleh Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Kupang Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ignasius Repelita Lega, S.H., yang mewakili Wali Kota Kupang, Christian Widodo.
Dalam sambutannya, Ignasius menegaskan bahwa pengendalian inflasi memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, intervensi pasar secara berkala menjadi langkah strategis untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok sehingga tidak membebani masyarakat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kupang, Muhammad Khairil, menjelaskan bahwa operasi pasar disiapkan untuk menyalurkan berbagai komoditas pangan pokok dengan harga terjangkau dan kualitas yang baik. Selain memastikan stok pangan tersedia, pemerintah juga mengatur skema distribusi agar bantuan dapat menjangkau masyarakat secara langsung.
Dukungan terhadap upaya pengendalian inflasi tersebut juga disampaikan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur, Rio Khasananda. Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kota Kupang dalam menjaga stabilitas harga pangan. Menurutnya, kolaborasi antara kebijakan pemerintah daerah dan dukungan Bank Indonesia menjadi faktor penting dalam mengendalikan ekspektasi inflasi di daerah.
Kegiatan ini turut dihadiri pimpinan Perum Bulog Kantor Wilayah NTT, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kupang, Direktur Perumda Pasar Kota Kupang Ganda Raymond Tadjo Tallo, S.P., Camat Oebobo Zet Batmalo, S.H., M.H., serta Lurah Fatululi.
Melalui operasi pasar ini, Pemerintah Kota Kupang berharap kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas inflasi daerah melalui kolaborasi pemerintah, Bank Indonesia, Bulog, dan seluruh pemangku kepentingan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....