Damkar Kupang Imbau Lahan Kosong Dibersihkan

  • 20 Agt 2026 22:07 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kupang mengimbau pemilik lahan kosong untuk membersihkan rumput liar yang tumbuh di area pekarangan. Langkah tersebut dinilai penting karena kebakaran rumput kering di lahan terbuka masih mendominasi kejadian kebakaran di Kota Kupang.

“Pemilik bangunan juga diminta rutin membersihkan pekarangan dari rumput liar dan material yang mudah terbakar. Sementara pihak kelurahan, RT, dan RW diharapkan dapat memfasilitasi kegiatan kerja bakti secara rutin di lingkungan masing-masing,” kata Kepala Bidang Pengendalian Operasi Pemadaman dan Penyelamatan, Tomas Aquino Huwa di RRI Kupang, Kamis, 20 Agustus 2026.

Menurut Ino sapaan akrabnya, salah satu kendala yang dihadapi adalah banyaknya lahan kosong yang tidak diketahui keberadaan pemiliknya. Kondisi tersebut menyulitkan petugas maupun pemerintah setempat melakukan koordinasi untuk memastikan lahan dibersihkan sebelum rumput mengering.

“Karena itu, pemerintah kelurahan diharapkan memiliki data dan kontak pemilik lahan kosong di wilayahnya. Data tersebut dapat digunakan untuk mengingatkan pemilik agar membersihkan lahannya menjelang musim kemarau,” lanjutnya.

Ia menyebut kebakaran lahan terbuka masih menjadi penyumbang terbesar kejadian kebakaran di Kota Kupang. Kebakaran bangunan berada di urutan berikutnya, namun jumlahnya relatif lebih sedikit dibandingkan kebakaran rumput dan lahan terbuka.

“Untuk mencegah kebakaran bangunan, masyarakat juga diminta meningkatkan pemeriksaan terhadap instalasi listrik di rumah maupun bangunan lainnya. Kabel dan instalasi listrik perlu dipastikan dalam kondisi baik melalui pemeriksaan dan pemeliharaan secara berkala,” tegasnya.

Masyarakat diingatkan tidak menunggu sampai terjadi kerusakan untuk memeriksa instalasi listrik. Upaya pencegahan sejak dini, ditambah kebersihan lingkungan dan lahan, diharapkan dapat menekan risiko kebakaran selama musim kemarau di Kota Kupang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....