Pemprov NTT Pertimbangkan Perpanjang Tanggap Darurat di Titik Parah Flores
- 14 Sep 2026 08:59 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) membuka kemungkinan memperpanjang masa tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah terdampak parah di Flores. Namun, perpanjangan tidak akan diberlakukan untuk seluruh kawasan.
Wakil Gubernur NTT, Jhony Asadoma, mengatakan keputusan mengenai perpanjangan status tanggap darurat masih menunggu hasil asesmen Gubernur NTT yang saat ini tengah meninjau langsung sejumlah titik terdampak. “Bapak Gubernur masih ada di sana, berkeliling ke seluruh titik-titik terdampak. Nanti beliau akan mengasesmen apa yang kita lakukan setelah tanggap darurat ini,” ujar Jhony, Jumat 11 September 2026.
Menurutnya, pemerintah daerah akan mengevaluasi kondisi di lapangan sebelum menentukan apakah status tanggap darurat perlu diperpanjang. Jika diperlukan, perpanjangan hanya akan dilakukan di titik-titik yang mengalami dampak paling parah.
Pemerintah juga akan melakukan pembaruan dan verifikasi terhadap data kerusakan, termasuk rumah-rumah warga yang terdampak. “Tapi tidak di semua kawasan, di beberapa titik yang kita anggap paling parah,” katanya.
Jhony menjelaskan, hasil asesmen tersebut selanjutnya akan menjadi dasar pemerintah daerah untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat, terutama dalam memasuki tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi. “Memperbarui, memverifikasi, validasi data-data rumah-rumah rusak dan sebagainya, kemudian berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memulai rekonstruksi dan rehabilitasi,” katanya.
Pemerintah memastikan keputusan tersebut akan mempertimbangkan hasil asesmen terbaru di lapangan agar penanganan pascabencana dapat dilakukan secara tepat sasaran. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....