DPRD Kupang Dukung Penguatan Rantai Pasok SPPG

  • 08 Sep 2026 22:31 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Absolom Buy, mendorong agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat. Salah satunya dengan melibatkan petani dan peternak lokal sebagai pemasok bahan pangan untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Absolom Buy, saat diwawancarai RRI.CO.ID, Senin 7 September 2026, mengatakan masyarakat khususnya petani dan peternak, saat ini siap mempersiapkan berbagai bahan pangan yang dibutuhkan oleh SPPG. Keterlibatan masyarakat lokal dinilai penting agar program MBG turut membuka peluang pasar bagi hasil produksi pertanian dan peternakan di Kabupaten Kupang.

“Para petani dan peternak lagi mempersiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan oleh SPPG dan kami siap, masyarakat siap untuk memasok ke SPPG. Seperti melon, semangka, dan lain-lainnya, telur dan ayam pedaging,” ucap Absolom Buy.

Menurutnya, pemerintah Kabupaten Kupang perlu memastikan para pengelola SPPG membangun kerja sama dengan petani dan peternak lokal. Dengan demikian, bahan pangan yang tersedia di wilayah Kabupaten Kupang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan SPPG.

Absolom menilai pola kerja sama tersebut akan memberikan manfaat ganda bagi masyarakat. Selain mendukung pemenuhan kebutuhan pangan untuk program MBG, keberadaan SPPG juga dapat menciptakan pasar bagi produk pertanian dan peternakan masyarakat.

Ia berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah konkret untuk mempertemukan pengelola SPPG dengan para petani dan peternak. Kerja sama tersebut penting agar masyarakat memiliki kepastian pasar dan dapat meningkatkan produksi sesuai kebutuhan SPPG.

Menurut Absolom, penguatan rantai pasok dari masyarakat lokal juga dapat mendukung perkembangan sektor ekonomi dan industri di daerah. Perputaran ekonomi yang terjadi diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Kupang.

“Kami bersyukur bahwa ini hal-hal yang sangat baik bagi masyarakat dan mendukung bagaimana program perkembangan industri,” ucapnya menambahkan.

Absolom menegaskan, keterlibatan petani dan peternak lokal dalam rantai pasok SPPG perlu terus didorong agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat program MBG. Dengan dukungan pemerintah dan kerja sama pengelola SPPG, program tersebut diharapkan mampu sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Kupang. (AI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....