Kesbangpol Apresiasi Paskibraka NTT 2026 Sukses Jalankan Tugas

  • 21 Agt 2026 11:43 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun 2026 berhasil menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan baik. Keberhasilan tersebut dinilai menjadi hasil dari proses pembinaan, latihan, kedisiplinan, serta kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan Paskibraka.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi NTT, Noldy H. Pellokila, S.Sos., MM., CRMO, dalam Dialog Kupang Menyapa di RRI Kupang (Kamis, 20/082026) mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas keberhasilan para anggota Paskibraka menjalankan tugas. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras selama proses pemusatan pendidikan dan pelatihan selama sekitar 22 hari telah membuahkan hasil. Ia mengaku terharu ketika menyaksikan prosesi pengibaran dan penurunan bendera berlangsung dengan baik.

Noldy mengatakan keberhasilan Paskibraka bukan merupakan hasil kerja satu atau dua pihak saja. Proses tersebut merupakan kolaborasi antara pembina, panitia, fasilitator, pelatih, pamong dan para anggota Paskibraka. “Ini bukan segelintir orang,” kata Noldy, seraya menjelaskan bahwa setiap unsur memiliki peran masing-masing dalam mempersiapkan para peserta hingga mampu menjalankan tugas pada hari pelaksanaan.

Menurutnya, tim pelatih melibatkan personel dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara dan Kepolisian. Sementara para pamong berasal dari purna Paskibraka yang telah memiliki pengalaman dan bekerja di berbagai bidang profesional. Kolaborasi tersebut, kata Noldy, membuat proses pembinaan berjalan secara terarah, mulai dari latihan baris-berbaris hingga pembentukan kedisiplinan, karakter, wawasan kebangsaan dan nasionalisme.

Semangat para anggota Paskibraka juga menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan tugas. Noldy mengungkapkan, meskipun saat persiapan terjadi bencana gempa di wilayah Flores yang menimbulkan duka bagi masyarakat NTT, para peserta tetap menunjukkan semangat untuk memberikan penampilan terbaik. Bahkan, anggota Paskibraka yang berasal dari wilayah terdampak tetap berkomitmen menjalankan tugas sebagai bentuk dedikasi bagi masyarakat dan daerah.

Keberhasilan tersebut semakin membanggakan karena dua wakil NTT yang dikirim ke Paskibraka tingkat nasional juga berhasil masuk dalam tim nasional. Noldy menyebut capaian itu sebagai prestasi yang membanggakan bagi NTT. Menurutnya, keberhasilan para pelajar tersebut menunjukkan bahwa anak-anak NTT memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat nasional ketika diberikan kesempatan, pembinaan dan persiapan yang baik.

Noldy berharap keberhasilan Paskibraka NTT 2026 dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk mempersiapkan diri mengikuti seleksi pada tahun-tahun berikutnya. Ia menekankan bahwa menjadi Paskibraka bukan hanya soal kemampuan baris-berbaris, tetapi juga kesempatan membentuk jiwa patriotisme, nasionalisme, disiplin dan tanggung jawab. “Ke depan seluruh Paskibraka akan menjadi duta-duta Pancasila yang akan memperkuat nilai-nilai ideologi Pancasila di seluruh Provinsi Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....