Australia Perkuat Sistem Penanggulangan Bencana Berbasis Data di NTT
- 05 Agt 2026 21:47 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Pemerintah Australia bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur memperkuat sistem penanggulangan bencana berbasis data. Penguatan tersebut ditinjau saat kunjungan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Brazier, bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena ke Pusdalops-PB Provinsi NTT di Lasiana, Jumat 31 Juli 2026.
"Penanggulangan bencana tidak bisa hanya menjadi urusan pemerintah. Yang paling penting adalah membangun partisipasi dan kemandirian masyarakat. Karena itu, saya berharap model seperti TOP Ranger yang sudah berjalan baik di Kota Kupang dapat direplikasi di seluruh kabupaten dan kota di NTT," ujar Gubernur NTT, Melki Laka Lena.
Pusdalops-PB NTT dibangun sejak 2015 melalui dukungan Pemerintah Australia. Fasilitas itu kemudian diperkuat Program SIAP SIAGA melalui kemitraan Indonesia dan Australia. Sistem tersebut kini beroperasi selama dua puluh empat jam melayani informasi kebencanaan.
“Kami berterima kasih atas dukungan Pemerintah Australia dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana di NTT. Namun yang lebih penting, dukungan ini harus menghasilkan masyarakat yang semakin mandiri dan mampu menghadapi risiko bencana di daerahnya sendiri," ujar Melki.
Jefry Adulanu, Koordinator TOP Ranger, mengatakan kemitraan antara BPBD Kota Kupang, Grab, dan para pengemudi transportasi daring telah mengubah jaringan transportasi menjadi bagian dari sistem kesiapsiagaan bencana.
"Sebagai pengemudi kami berada di lapangan setiap hari. Melalui TOP Ranger kami dilatih melaporkan kejadian secara cepat dan terstandar sehingga informasi bisa diterima pemerintah dalam hitungan menit. Kami tidak hanya mengantar penumpang, tetapi juga ikut membantu melindungi masyarakat ketika bencana terjadi," kata Jefry.
Melalui aplikasi INATANA, laporan bencana diterima dan dianalisis hanya dalam hitungan menit. Data tersebut juga dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan pembangunan berbasis risiko bencana dan iklim. Sistem itu terhubung dengan Portal Satu Data Provinsi NTT. Dalam kesempatan itu, Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Brazier, menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang telah terjalin antara Pemerintah Australia dan Pemerintah Provinsi NTT. (RLS-MVM/ST)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....