BULOG NTT Perkuat Swasembada lewat Serapan Beras Petani
- 04 Agt 2026 12:40 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Program swasembada beras pemerintah terus diperkuat melalui penyerapan hasil panen petani oleh Perum BULOG di berbagai daerah, termasuk Nusa Tenggara Timur. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan stok beras sekaligus memastikan hasil produksi petani mendapatkan pasar yang jelas dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.
Pemimpin Perum BULOG Kanwil NTT, Arrahim K. Kanam, mengatakan BULOG NTT hingga saat ini telah menyerap lebih dari 8.100 ton beras dari seluruh wilayah NTT. Jumlah tersebut telah melampaui target yang ditetapkan perusahaan, yakni mencapai lebih dari 110 persen.
Dalam program Hallo RRI di RRI Kupang, Senin, 3 Agustus 2026, Arrahim menjelaskan capaian penyerapan tersebut menunjukkan bahwa program swasembada beras berjalan secara nyata melalui kolaborasi antara BULOG dan para petani. Ia memastikan proses penyerapan masih terus dilakukan dan belum mengalami penghentian.
Ia menyebut, khusus wilayah Rote, BULOG telah menyerap sekitar 1.197 ton beras. Jumlah itu bahkan telah melebihi kapasitas gudang yang tersedia di daerah tersebut. Untuk menjaga kelancaran penyerapan, BULOG mengambil langkah dengan menyewa gudang tambahan agar hasil panen petani tetap dapat ditampung.
Arrahim mengungkapkan salah satu tantangan dalam proses distribusi beras dari wilayah kepulauan adalah kondisi geografis dan cuaca. Gangguan pelayaran akibat gelombang tinggi sempat memengaruhi rencana pengiriman sekitar 350 ton beras dari Rote ke Kupang.
Meski demikian, BULOG tetap mengupayakan solusi agar distribusi berjalan dan penyerapan petani tidak terganggu. Terkait harga pembelian, Arrahim menegaskan BULOG menjalankan kebijakan sesuai penugasan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional.
Beras petani dibeli dengan harga Rp12.000 per kilogram di gudang BULOG dengan sejumlah persyaratan kualitas, seperti kadar air maksimal 14 persen dan tingkat patahan beras maksimal 25 persen. Ia mengajak petani NTT memenuhi standar tersebut agar hasil produksi dapat diserap BULOG sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan petani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....