Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam di Rote Ndao, Bisa Kurangi Impor Garam

  • 30 Jul 2026 12:42 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote Ndao - Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pembangunan kawasan industri garam di Rote Ndao merupakan bagian dari arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap garam impor.

"Ini akan memberikan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat Rote dan NTT pada umumnya. Pesan Bapak Presiden Prabowo, kalau garam kita produksi sendiri, yang menikmati hasilnya adalah kita. Tapi kalau kita impor garam, yang menikmati hasilnya orang lain, negara lain," ujar Zulkifli Hasan saat meninjau pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Desa Matasio, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Kamis, 30 Juli 2026.

Zulkifli menambahkan, setiap hektare lahan yang dikembangkan tidak hanya menghasilkan garam, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Gubernur Melki Laka Lena menegaskan, kehadiran K-SIGN merupakan berkat bagi Provinsi Nusa Tenggara Timur. Menurutnya, penetapan Rote Ndao sebagai salah satu pusat pengembangan industri garam nasional bukan hanya memperkuat upaya mewujudkan swasembada garam Indonesia, tetapi juga membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat

Pembangunan K-SIGN merupakan implementasi Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional. Bagi Pemerintah Provinsi NTT, pembangunan K-SIGN tidak hanya menempatkan Rote Ndao sebagai wilayah terluar Indonesia, tetapi juga mengukuhkannya sebagai beranda depan pembangunan ekonomi nasional di sektor industri garam.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT Benyamin Nahak, Asisten I Sekda Provinsi NTT Alex Lumba, jajaran Forkopimda, serta pimpinan perangkat daerah Kabupaten Rote Ndao.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....