NTT Siapkan Sarana Kriket Bertaraf Internasional menuju PON 2028
- 29 Jul 2026 19:37 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Persiapan Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 terus dilakukan, salah satunya melalui penguatan sarana dan prasarana cabang olahraga kriket. Ketersediaan fasilitas latihan yang memenuhi standar menjadi kebutuhan utama agar atlet dapat beradaptasi dengan arena pertandingan sekaligus meningkatkan peluang meraih prestasi pada ajang nasional tersebut.
Selama ini, pengembangan kriket di NTT masih menghadapi kendala keterbatasan lapangan standar. Atlet harus menggunakan fasilitas yang berpindah-pindah sehingga proses latihan belum berjalan maksimal. Kondisi ini menjadi perhatian karena kriket membutuhkan lapangan dengan ukuran dan karakteristik khusus untuk mendukung kemampuan teknik para pemain.
Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Kriket Indonesia (PCI) NTT, Dr. Inche DP Sayuna SH., M.Hum., M.Kn. dalam Dialog Kupang Menyapa di pro 1 RRI Kupang, mengatakan pembangunan fasilitas kriket menjadi langkah strategis dalam persiapan menuju PON 2028. Ia menyebut keberadaan lapangan berstandar nasional hingga internasional akan menjadi fondasi penting dalam mencetak atlet berprestasi.
Menurut Inche, PCI NTT saat ini tengah membangun fasilitas kriket bekerja sama dengan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang dengan dukungan lahan seluas enam hektare. Rencana pembangunan tersebut mencakup tiga lapangan, yakni dua lapangan outdoor dan satu lapangan indoor yang dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan latihan maupun pertandingan.
Ia menjelaskan, pembangunan lapangan kriket juga diarahkan agar memenuhi standar internasional dengan melibatkan masukan dari tenaga ahli dan kurator berpengalaman. Lapangan pertama ditargetkan selesai pada September 2026 sehingga atlet NTT memiliki waktu persiapan lebih panjang sebelum tampil sebagai tuan rumah PON 2028.
Selain fasilitas, Inche menegaskan pembinaan atlet terus dilakukan melalui berbagai kejuaraan, termasuk Kejuaraan Daerah (Kejurda) Kriket yang menjadi ajang pencarian bakat. Atlet potensial dari kabupaten/kota akan dipetakan dan masuk dalam program pembinaan jangka panjang untuk membentuk tim bayangan menuju PON 2028.
Dengan dukungan sarana yang semakin baik dan program latihan yang terarah, Inche optimistis kriket NTT mampu bersaing dengan daerah-daerah kuat lainnya. Ia menargetkan tim kriket NTT mampu meraih prestasi maksimal, termasuk target tiga medali emas pada PON 2028.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....