Kota Kupang Matangkan Persiapan Kejurda Kriket menuju PON 2028
- 29 Jul 2026 19:35 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Kota Kupang mulai mematangkan langkah sebagai tuan rumah Kejuaraan Daerah (Kejurda) Kriket Nusa Tenggara Timur yang menjadi bagian dari rangkaian pembinaan atlet menuju PON 2028. Ajang ini diproyeksikan tidak hanya sebagai arena kompetisi, tetapi juga sebagai sarana mengukur kesiapan atlet, memperluas regenerasi pemain, serta memperkuat fondasi kriket NTT menghadapi pesta olahraga nasional mendatang.
Ketua Umum Pengurus Cabang Indonesia Cricket (PCI) Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Si. dalam Dialog Kupang Menyapa di RRI Kupang, menyampaikan bahwa Kota Kupang siap menjalankan perannya sebagai tuan rumah Kejurda Kriket dengan menargetkan dua keberhasilan utama, yakni sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi. Menurutnya, kepercayaan menjadi tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar dalam mendukung perjalanan kriket NTT menuju PON 2028.
“Sebagai tuan rumah, yang pertama kita harus sukseskan penyelenggaraannya. Yang kedua sukses prestasi,” ujar Serena. Ia menjelaskan, PCI Kota Kupang mulai mempersiapkan berbagai aspek, mulai dari kelayakan venue, perangkat pertandingan, jadwal, hingga kesiapan tenaga medis agar pelaksanaan Kejurda berjalan maksimal.
Serena menambahkan, Kejurda menjadi momentum penting untuk menyeleksi dan membentuk atlet-atlet terbaik Kota Kupang. Selain menurunkan tim putra dan putri terbaik, proses seleksi juga dilakukan secara ketat dengan melibatkan pelatih berpengalaman. Persiapan tidak hanya difokuskan pada teknik bermain, tetapi juga fisik, gizi, serta pembentukan mental juara para atlet.
“Untuk memiliki atlet yang baik itu harus disiapkan dari fisik, bagaimana gizi mereka, dan mental juga. Mental seorang atlet harus mental juara,” kata Serena. Ia menegaskan, atlet Kota Kupang harus mampu menghadapi tekanan ketika bertanding melawan daerah lain sehingga pengalaman melalui Kejurda menjadi bagian penting dalam membangun karakter kompetitif.
Selain persiapan atlet, Serena menyebut pembinaan usia dini menjadi perhatian utama PCI Kota Kupang. Melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Pemuda dan Olahraga, pihaknya mulai melakukan sosialisasi kepada guru olahraga di tingkat SD, SMP, dan SMA untuk mengenalkan olahraga kriket serta menemukan bibit-bibit baru.
Serena berharap Kejurda Kriket dapat menjadi langkah awal menuju prestasi lebih besar pada PON 2028. Ia mengajak seluruh masyarakat, pemerintah, dan insan olahraga NTT untuk mendukung pengembangan kriket agar semakin dikenal dan mampu membawa nama daerah hingga tingkat nasional bahkan internasional. “Mari kita sukseskan mulai dari POPDA, Kejurda, sampai nanti kita bisa meraih emas PON,” ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....