BPBD Kota Kupang dan SIAP SIAGA Finalisasi Modul TOP Ranger
- 27 Jun 2026 12:29 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang berkolaborasi dengan Program SIAP SIAGA NTT menggelar Workshop Lanjutan Penyusunan Modul TOP Ranger. Kegiatan ini dilakukan Kamis, 25 Juni 2026 untuk memfinalisasi dan mengesahkan Modul Bimbingan Teknis sebagai standar pelatihan relawan pengemudi online.
“Saya bersyukur karena akhirnya kita sampai pada tahap penyusunan modul ini. Ini bukan produk BPBD semata melainkan produk pemerintah Kota Kupang. Saya berharap bapak ibu ada pada kebanggaan yang sama seperti kebanggaan saya bahwa bapak ibu mempunyai andil dalam pembentukan produk ini,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Kupang, Ernest S. Ludji dalam sambutannya.
Sejak dibentuk, TOP Ranger dipersiapkan untuk menjalankan empat peran utama, yakni membantu evakuasi, menyampaikan informasi darurat, mendistribusikan logistik, dan mendampingi masyarakat terdampak. Namun pada workshop kali ini, pembahasan difokuskan pada modul evakuasi dan penyampaian informasi darurat, sementara dua modul lainnya akan dikembangkan pada tahap selanjutnya.
Area Manager SIAP SIAGA NTT, Silvia Fanggidae, memberi apresiasi kepada proses penyusunan modul ini. Menurutnya proses penyusunan tidak saja melibatkan para pengemudi online tetapi juga melibatkan pengemudi perempuan.
“Dengan kehadiran para pengemudi online, mereka bisa langsung memberi input bagi modul-modul ini, jadi mereka bukan hanya menerima dan melaksanakan tetapi bisa memberikan sumbangan pikiran,” kata Silvi.
Workshop ini diikuti oleh tim penyusun modul, BPBD Kota Kupang, perwakilan pengemudi online dan perwakilan Program SIAP SIAGA NTT. Para peserta secara intensif menelaah, menyempurnakan, dan memverifikasi materi yang akan menjadi dasar pelatihan sebelum diterapkan melalui bimbingan teknis dan simulasi lapangan.
Berdasarkan rilis yang diterima rri.co.id, finalisasi modul TOP Rangers ini diharapkan menghasilkan dokumen yang komprehensif, terstandar, dan siap diterapkan dalam pelatihan dan simulasi. Selain itu, para peserta juga menyusun rencana tindak lanjut untuk memastikan penguatan kapasitas relawan TOP Ranger berjalan secara berkelanjutan. (RLS-MVM/ST)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....