PHBI Kupang Tekankan Kepedulian Sosial pada Momentum Idul Adha

  • 27 Mei 2026 15:11 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang: Perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Kota Kupang tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan semata, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial terhadap masyarakat kurang mampu.

Semangat berbagi dan pemerataan distribusi daging kurban dinilai penting untuk menjawab tantangan ketimpangan ekonomi serta mempererat solidaritas antarwarga di tengah kehidupan sosial masyarakat Kota Kupang yang majemuk.

Ketua PHBI Kota Kupang, Bustaman, dalam program Wawancara Kupang Pagi Pro 1 RRI Kupang, Jumat, 22 Mei 2026 mengatakan, Idul Adha harus dimaknai lebih luas sebagai gerakan sosial berbasis empati dan keadilan distributif. Menurutnya, penyembelihan hewan kurban bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Ia menjelaskan, PHBI Kota Kupang mendorong agar distribusi daging kurban benar-benar tepat sasaran. Karena itu, seluruh masjid, paguyuban, dan organisasi masyarakat yang melaksanakan penyembelihan hewan kurban dihimbau melakukan pendataan penerima secara baik dan valid. Langkah tersebut dinilai penting agar tidak terjadi penerima ganda, sementara masih ada masyarakat lain yang belum mendapatkan bagian kurban.

Selain itu, Bustaman menuturkan momentum Idul Adha juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya peternak lokal dan pelaku UMKM. PHBI berharap hewan kurban yang dibeli masyarakat berasal dari peternak lokal sehingga perputaran ekonomi dapat dirasakan langsung oleh warga Kota Kupang dan Nusa Tenggara Timur.

PHBI Kota Kupang juga melakukan koordinasi dan pendataan jumlah hewan kurban dari masjid maupun organisasi masyarakat. Data tersebut nantinya akan direkap dan dilaporkan pada pelaksanaan Salat Idul Adha.

Bustaman juga menegaskan bahwa pembagian daging kurban di Kota Kupang selama ini dilakukan tanpa memandang suku, agama, ras, maupun status sosial. Ia menilai budaya saling berbagi di Nusa Tenggara Timur menjadi simbol persaudaraan dan toleransi antarumat beragama. Bahkan, penerima daging kurban kerap mencakup masyarakat nonmuslim yang tinggal berdampingan dengan warga Muslim.

Untuk pelaksanaan Salat Iduladha 2026, PHBI Kota Kupang telah menginventarisasi sembilan lokasi salat berjamaah, di antaranya Lapangan TNI Angkatan Udara, halaman Kantor Wali Kota Kupang, Lapangan Wira Sakti, Lapangan Polda NTT, hingga pelataran parkir Lippo Plaza Kupang. PHBI juga mengimbau seluruh panitia kurban agar memperhatikan aspek kebersihan dan kelestarian lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik serta mengelola limbah penyembelihan secara baik agar tidak mencemari lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....