NTT Dorong Integrasi Keanekaragaman Hayati

  • 26 Mei 2026 06:57 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang– Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Burung Indonesia menggelar lokakarya bertajuk Peran Para Pihak di Tingkat Daerah dalam Mengkomunikasikan dan Melaksanakan IBSAP di Kupang, Selasa 19 Mei 2026. Kegiatan ini membahas penguatan implementasi Strategi dan Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati Indonesia atau IBSAP di tingkat daerah sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

Flores Programme Manager Burung Indonesia, Tiburtius Hani mengatakan, IBSAP merupakan implementasi komitmen nasional dan global Indonesia dalam konservasi keanekaragaman hayati.

Flores Programme Manager Burung Indonesia, Tiburtius Hani lokakarya bertajuk Peran Para Pihak di Tingkat Daerah dalam Mengkomunikasikan dan Melaksanakan IBSAP di Kupang, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, dokumen tersebut tidak boleh berhenti di tingkat nasional, tetapi harus diterjemahkan secara konkret melalui kebijakan dan program di daerah. “Kalau keanekaragaman hayati tidak dijaga, maka pembangunan termasuk sektor pariwisata akan kehilangan nilai strategisnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, NTT memiliki kekayaan ekosistem penting seperti kawasan hutan penyedia air di Timor, padang savana di Sumba, serta beragam spesies dan pangan lokal yang perlu dilindungi. Sementara itu, Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan Bapperida Provinsi NTT, Yohanes Paud mengatakan, keanekaragaman hayati menjadi fondasi penting pembangunan daerah karena berkaitan langsung dengan sektor pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan hingga pariwisata.

Ia menilai tantangan seperti perubahan iklim, eksploitasi sumber daya, pencemaran lingkungan dan spesies invasif harus direspons melalui pembangunan yang lebih berwawasan lingkungan. “Keanekaragaman hayati tidak hanya menjadi penyangga kehidupan, tetapi juga penopang ekonomi dan budaya masyarakat,” katanya.

Melalui lokakarya ini, Pemerintah Provinsi NTT bersama para pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam penyusunan profil keanekaragaman hayati daerah sebagai dasar perencanaan pembangunan berkelanjutan di NTT. (As)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....