Petani Garam Hanggaroru Berdayakan Anak Sekolah Bantu Angkut Hasil Panen

  • 18 Mei 2026 09:27 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Kelompok pengelola tambak garam Hanggaroru di Kabupaten Waingapu memberdayakan anak-anak sekolah tingkat SMP dan SMA untuk membantu proses panen garam di wilayah pesisir setempat. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mendukung ekonomi masyarakat lokal di tengah keterbatasan modal dan fasilitas produksi tambak.

Fasilitator Tambak Garam Perintis Hanggaroru, Marthen Radja Dida kepada RRI Kupang, Jumat, 15 Mei 2026 mengatakan, proses pengangkutan hasil panen masih dilakukan secara manual. Oleh karena itu perlu membutuhkan tambahan tenaga kerja, terutama saat musim panen berlangsung.

“Kalau mulai dari panennya, angkutnya, itu kita sewa anak-anak. Paling-paling anak-anak sekolah kalau sore kan, kita minta bantu angkut garamnya,” ujar Marthen.

Menurutnya, pelibatan pelajar dilakukan setelah jam sekolah selesai sehingga tidak mengganggu aktivitas belajar mereka. Selain membantu operasional tambak, kegiatan tersebut juga memberikan tambahan uang saku bagi para pelajar yang tinggal di sekitar kawasan pesisir Hanggaroru.

Marthen menjelaskan, sistem pembayaran dilakukan secara harian dengan upah berdasarkan jumlah karung garam yang berhasil diangkut. Cara tersebut dinilai lebih menyesuaikan kondisi keuangan tambak yang saat ini masih dikelola secara swadaya oleh kelompok lokal.

“Kalau sore-sore begitu kita ajak mereka ke tambak untuk angkut garam, nanti kita bayar per karungnya. Jadi mempekerjakan masyarakat lokal juga di situ,” katanya.

Saat ini, pengelolaan tambak garam Hanggaroru masih dilakukan secara tradisional dengan luas lahan produktif sekitar 150 meter persegi. Meski fasilitas terbatas, tambak tersebut mampu menghasilkan garam beryodium alami berkualitas premium yang dipasarkan hingga ke sejumlah wilayah di Sumba Timur.

Pihak pengelola berharap dukungan pemerintah melalui bantuan alat produksi seperti geomembran dan mesin penyedot air laut dapat segera direalisasikan. Dengan peningkatan kapasitas produksi, tambak garam Hanggaroru diharapkan mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal dan memperkuat ekonomi masyarakat pesisir di NTT. (DB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....