Gereja Siapkan Program Pendampingan Anak dan Remaja Hadapi Era Digital

  • 09 Mei 2026 07:53 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang - Gereja harus memperkuat program pembinaan anak dan remaja guna menjawab berbagai tantangan sosial yang muncul di era digital, termasuk persoalan komunikasi dalam keluarga Kristen dan perubahan perilaku anak.

Pendeta Gereja Bethlehem Oesapa Barat, Kota Kupang, Elisa Maplani Ketika dialog di RRI Kupang, Kamis, 7 Mei 2026, mengatakan program yang dijalankan PPA merupakan bagian integral dari pelayanan gereja.

“Penyusunan program dilakukan bersama para gembala dengan melihat kebutuhan nyata anak-anak dan remaja saat ini,” ujar Pendeta Elisa.

Menurutnya, berbagai materi pembinaan yang diberikan dalam sekolah minggu, kategorial pemuda, hingga pembinaan rohani lainnya tidak hanya membahas soal iman, tetapi juga persoalan sosial yang dihadapi anak dan remaja di tengah masyarakat.

“Materi-materi tersebut disiapkan agar anak-anak memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat dalam menghadapi perkembangan teknologi, pergaulan, hingga tekanan sosial yang berkembang di lingkungan mereka,” jelasnya.

Pendeta Elisa juga menekankan pentingnya gereja menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk bercerita. Menurutnya, orang dewasa tidak boleh hanya menjadi “penceramah”, tetapi harus memiliki kesabaran untuk mendengarkan cerita dan pergumulan anak-anak.

Selain itu, gereja dan keluarga diminta lebih peka terhadap perubahan sikap anak yang dapat menjadi tanda adanya masalah emosional. Misalnya, anak yang biasanya ceria dan aktif tiba-tiba menjadi pendiam, murung, atau lebih suka menyendiri.

“Perubahan perilaku tersebut perlu diperhatikan secara serius oleh orang tua maupun pendamping anak. Pendekatan yang keras atau penuh kemarahan justru dapat membuat anak semakin tertutup dan enggan berkomunikasi,” tegasnya.

Karena itu, ia mengingatkan orang tua untuk mengurangi pola pengasuhan yang terlalu otoriter dan mulai membangun komunikasi yang hangat, terbuka, serta penuh empati agar anak merasa aman menyampaikan persoalan yang sedang mereka hadapi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....