Membangun Mimpi dari Hal Sederhana: Kisah Inspiratif Gilberth Zacharias
- 06 Mei 2026 17:28 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Semangat kewirausahaan yang luar biasa ditunjukkan oleh Gilberth C. Zacharias, anak muda asal Kabupaten Rote yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan. Memulai langkahnya sebagai fresh graduate yang belum mendapatkan pekerjaan tetap, Gilberth memilih untuk tidak berpangku tangan dan menciptakan peluangnya sendiri.
Dalam wawancara bersama RRI Pro 2 Kupang pada Rabu, 5 Mei 2026, perjalanan bisnis Gilberth dimulai dengan penuh keberanian pada tahun 2025 melalui usaha angkringan sederhana di jalur Eltari. Dengan modal awal hanya Rp200.000 dan peralatan seadanya yang dibawa dari rumah, ia membuktikan bahwa eksekusi ide yang cepat jauh lebih penting daripada keraguan.
“Setelah lulus kuliah dan belum dapat pekerjaan, saya berpikir kalau tidak ada peluang, maka kita yang harus menciptakan peluang itu," katanya. Meskipun sempat menghadapi tantangan dan harus merelakan rencana untuk merantau ke luar pulau, ia justru menemukan potensi besar pada brand Matcha Bali Kupang.
Keputusan untuk membawa franchise Matcha Bali ke Kupang menjadi titik balik yang signifikan dalam perjalanan kariernya. Dalam menjalankan usaha, Gilberth mengakui bahwa tantangan terbesar bukan hanya soal modal, tetapi juga kesiapan mental dan konsistensi.
“Kita harus siap mental, siap menerima kritik, dan terus berinovasi supaya pelanggan mau kembali lagi,” ujarGilbert. Sebagai lulusan psikologi, Gilberth menerapkan pola pikir yang positif untuk mengatasi rasa takut dan stagnasi, atau yang ia kenal sebagai "ruminasi" dalam dunia psikologi.
Ia menekankan bahwa anak muda harus berani melangkah karena dunia bergerak sangat cepat dan kita harus mengoptimalkan potensi diri agar tidak menjadi pribadi yang terbelakang. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya keberanian untuk memulai dan tidak terjebak dalam ketakutan.
Dunia bisnis tentu bukan tanpa hambatan, namun Gilberth memandang tantangan sebagai bagian dari proses pendewasaan. Ia sering menghadapi masa-masa sulit, terutama dalam mengelola keuangan dan inovasi agar pelanggan terus melakukan pembelian ulang.
Bagi Gilberth, kunci kesuksesan sederhana namun mendalam: ketika kesiapan bertemu dengan kesempatan, maka akan tercipta suatu keuntungan yang nyata. Dalam mengelola Matcha Bali Kupang, Gilberth sangat mengandalkan kekuatan media sosial untuk menjangkau audiens yang lebih luas.
Ia secara konsisten menjaga kualitas rasa, pelayanan, dan menghadirkan inovasi varian menu seperti matcha pink yang menjadi favorit pelanggan. Ia percaya bahwa sebuah brand yang kuat harus didukung dengan pelayanan yang prima agar konsumen tetap setia dan tidak beralih ke tempat lain.
Dukungan dari keluarga dan lingkungan pertemanan menjadi bahan bakar semangat Gilberth dalam menghadapi berbagai gesekan dalam dunia usaha. Ia selalu berpegang teguh pada prinsip untuk tetap setia dalam hal-hal kecil, sebuah nasihat dari orang tuanya yang selalu menjadi pengingat di tengah beratnya tantangan.
Baginya, hasil hanyalah bonus, sedangkan proses adalah tangga yang akan membawa seseorang menuju tingkatan yang lebih tinggi. Gilberth pun memberikan pesan inspiratif bagi anak muda di Kota Kupang yang ingin merintis usaha namun masih ragu dengan kemampuan diri.
Ia mengajak mereka untuk segera mengeksekusi ide yang ada, dimulai dari langkah kecil, dan tetap percaya pada potensi diri sendiri. Dengan kerja keras dan doa, setiap anak muda memiliki kesempatan untuk menjadi pribadi yang hebat dan menebar inspirasi bagi lingkungan sekitarnya. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....