Dapur SPPG Terpencil Didorong Percepat Pembangunan untuk Pemerataan Layanan

  • 05 Mei 2026 17:52 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Koordinator Wilayah SPPG BGN Sumba Barat, Sabianus Nammu Kodu, menegaskan bahwa pembangunan dapur SPPG di wilayah terpencil terus mengalami progres yang signifikan.Ia menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Ketua Satgas di Kabupaten selalu dilakukan secara intensif guna memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana.

"Komunikasi yang berkelanjutan menjadi kunci utama dalam mengawal proyek tersebut," ujar Sabianus.

Sabianus juga berharap agar pembangunan dapur-dapur tersebut segera rampung sehingga dapat memasuki tahap appraisal oleh tim terkait. Proses penilaian ini menjadi langkah penting sebelum dapur SPPG mulai beroperasi. Menurutnya, apabila seluruh komponen seperti bangunan dan peralatan telah tersedia, maka dapur siap untuk menjalankan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa appraisal hanya akan dilakukan setelah pembangunan mencapai 100 persen. Tim penilai nantinya akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan operasional. Setelah proses penilaian selesai dan dinyatakan layak, dapur SPPG dapat segera mulai melayani anak-anak, khususnya di daerah terpencil yang membutuhkan perhatian lebih.

Terkait kendala pembangunan, Sabianus mengakui adanya mitra yang tidak melanjutkan komunikasi dalam proyek tersebut. Namun, pihaknya bersama Satgas akan terus berupaya mencari solusi agar pembangunan tetap berjalan.

Fokus utama tetap pada memastikan daerah-daerah terpencil dapat memiliki fasilitas dapur SPPG yang memadai. Ia juga menjelaskan perbedaan antara dapur besar dan dapur terpencil.

"Dapur besar atau aglomerasi mampu melayani hingga 3.000 penerima manfaat, sedangkan dapur terpencil melayani kurang dari 1.000 orang. Dapur terpencil umumnya berada di wilayah yang sulit dijangkau, termasuk keterbatasan akses listrik dan internet, sehingga membutuhkan penanganan khusus," kata Sabianus.

Meski menghadapi berbagai tantangan, Sabianus optimistis bahwa seluruh dapur yang sedang dibangun dapat beroperasi pada tahun ini. Ia juga menggambarkan antusiasme anak-anak di desa-desa yang terlihat bahagia dan penuh semangat saat menyambut kehadiran program tersebut. Hal ini menjadi motivasi tambahan bagi seluruh pihak untuk segera menyelesaikan pembangunan dan memberikan layanan terbaik. (Jl)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....