Bupati Kupang Dorong Peningkatan Pertanian demi Ketahanan dan Kesejahteraan

  • 05 Mei 2026 13:23 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Pemerintah Kabupaten Kupang resmi meluncurkan program Penyaluran Bantuan Pangan dan Gerakan Pasar Murah (GPM) tingkat kabupaten yang digelar di Kelurahan Sonraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Selasa, 4 Mei 2026. Program ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Kupang menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi berbagai pihak. Ia mengapresiasi peran Perum BULOG yang telah aktif menerapkan sistem “jemput bola” hingga menjangkau wilayah pelosok.

“Ini adalah tanggung jawab kita bersama sesuai arahan Presiden. Kerja kolaborasi ini harus bermanfaat dan tepat sasaran agar kesulitan yang dihadapi masyarakat perlahan dapat teratasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa bantuan ini bukan sekadar bentuk dukungan bagi masyarakat kurang mampu, tetapi juga wujud kehadiran negara dalam menjaga stabilitas pangan, terutama pasca pandemi dan di tengah tekanan ekonomi saat ini.

Sementara itu, Pimpinan Wilayah Perum BULOG NTT, Rahim Kanan, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan kali ini mencakup periode Februari hingga Maret. Ia menyebutkan adanya pembaruan sistem pendataan yang kini mengacu pada data Kementerian Sosial (Desil 1–4), sehingga lebih akurat dalam menentukan penerima.

Di Kabupaten Kupang sendiri, jumlah penerima manfaat mengalami peningkatan signifikan, dari 46.000 menjadi 53.800 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Total bantuan yang disalurkan mencapai 1.053.740 kilogram beras dan 210.748 liter minyak goreng, yang didistribusikan ke 24 kecamatan.

Setiap KPM menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk dua bulan. Distribusi dilakukan melalui Gudang BULOG Alak dengan dukungan sistem digital guna memastikan transparansi dan akuntabilitas.

Tak hanya fokus pada bantuan, pemerintah juga mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam sektor pertanian. Saat ini tersedia kuota 22.000 ton jagung sebagai upaya meningkatkan produktivitas lahan.

“Jangan hanya menerima beras, tapi kita juga harus menanam. Manfaatkan bibit jagung yang ada agar ekonomi keluarga kuat, anak-anak bisa sekolah dengan baik, dan aset lahan tetap terjaga untuk masa depan,” kata Bupati, berpesan kepada warganya.

Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada warga serta peninjauan stand Gerakan Pasar Murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, anggota DPRD, aparat TNI/Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para penerima bantuan yang antusias mengikuti kegiatan. (DW)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....