DPRD NTT Desak Optimalisasi Temef Hadapi Kekeringan TTS
- 14 Sep 2026 16:21 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Kekeringan yang berulang setiap tahun di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) kembali menjadi sorotan, terutama karena dampaknya terhadap sektor pertanian dan kehidupan masyarakat. Anggota DPRD NTT Dr. Inche Damaris Petronella Sayuna mendorong pemerintah tidak hanya sibuk menangani dampak, tetapi memperkuat infrastruktur pertanian untuk menghadapi persoalan tersebut dalam jangka panjang.
Menurut Inche, salah satu langkah strategis yang perlu terus didorong adalah optimalisasi Bendungan Temef sebagai sumber pendukung kebutuhan air bagi masyarakat dan petani. Ia menilai keberadaan infrastruktur tersebut harus memberikan manfaat maksimal sehingga persoalan kekurangan air tidak terus berulang.
“Kalau dia bisa berfungsi secara optimal harusnya itu petani tidak berteriak tentang kekurangan air,” kata Inche Damaris. Karena itu, pemerintah diminta memastikan pengelolaan dan pemanfaatan Bendungan Temef dapat benar-benar mendukung kebutuhan pertanian masyarakat di wilayah terdampak kekeringan.
Selain mengoptimalkan Bendungan Temef, pembangunan sumur juga dinilai penting untuk memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi musim kering. Inche mengatakan penyediaan sumber air alternatif diperlukan agar masyarakat tidak terus berada dalam siklus krisis air setiap tahun.
“Karena itu kita akan terus mendorong pemerintah supaya dia mengoptimalkan itu, Temef itu sehingga bisa menyuplai air kepada petani, lalu kita juga akan mendorong pemerintah untuk bangun sumur,” ujarnya. Menurutnya, pembangunan infrastruktur air harus dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk mengurangi kerentanan masyarakat TTS.
Ia menambahkan, penanganan kekeringan tidak dapat hanya dilakukan melalui bantuan tangki air atau bantuan pangan ketika krisis sudah terjadi. Pemerintah perlu membangun sistem pertanian dan penyediaan air yang berkelanjutan agar masyarakat memiliki ketahanan menghadapi musim panas yang berkepanjangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....