Relawan Top Ranger BPBD Kota Kupang Dilatih Jadi First Responder Darurat Medis
- 27 Apr 2026 14:11 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - BPBD Kota Kupang terus memperkuat kapasitas relawan melalui program Top Ranger dengan melatih pengemudi ojek daring menjadi first responder dalam kondisi darurat medis.
Melalui program ini, para relawan tidak hanya berperan sebagai pelapor kejadian bencana di lapangan, tetapi juga dipersiapkan untuk memberikan pertolongan pertama pada menit-menit krusial sebelum bantuan medis profesional tiba.
Kehadiran pengemudi ojek daring dinilai strategis karena mobilitasnya yang tinggi di wilayah perkotaan. Dalam situasi darurat, mereka kerap menjadi pihak pertama yang tiba di lokasi kejadian, terutama saat akses ambulans terkendala kepadatan lalu lintas.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Kupang, Ernest S. Luji, saat diwawancarai RRI Kupang, Senin, 27 April 2026 mengatakan, pelatihan ini difokuskan pada peningkatan keterampilan dasar penyelamatan jiwa.
Selain itu, relawan juga dibekali pemahaman tentang teknik evakuasi yang tepat agar tidak memperparah kondisi korban saat proses pemindahan.
Pelatihan intensif yang diikuti puluhan koordinator Top Ranger ini mencakup simulasi penanganan henti jantung hingga teknik menghentikan pendarahan pada korban kecelakaan. Keterampilan tersebut diharapkan dapat langsung diterapkan di lapangan, mengingat tingginya aktivitas para pengemudi di ruang publik dan titik rawan insiden.
Pemerintah Kota Kupang memberikan apresiasi atas partisipasi para pengemudi ojek daring yang secara sukarela mengikuti pelatihan tanpa imbalan materi. Dukungan juga diberikan melalui penyediaan fasilitas pelatihan serta koordinasi yang terintegrasi dengan pusat komando penanggulangan bencana.
Ke depan, standar kompetensi relawan Top Ranger akan terus ditingkatkan melalui evaluasi berkala guna memastikan setiap tindakan di lapangan sesuai dengan protokol keselamatan. Program ini diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan kota yang lebih aman dan tangguh terhadap berbagai potensi bencana. (AN)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....