BI NTT Optimis Perkembangan Penggunaan QRIS Tumbuh Positif

  • 21 Apr 2026 17:00 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur optimis bahwa, perkembangan pengunanan QRIS terus mengalami pertumbuhan. Sementara itu para Pelaku UMKM mengakui banyak manfaat menggunaan QRIS dalam sistem pembayaran, seperti keamanan dan jumlah yang pasti.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur, Adidoyo Prakoso kepada RRI di Kupang, Jumat, 17 April 2026 menyampaikan bahwa, sesuai data Bank Indonesia masih banyak sektor yang dioptimalkan untuk meningkatkan penggunaan QRIS. Yang ia maksudkan adalah, baik dari sisi volume pengguna Qris maupun dari sisi nominal.

“Terkait dengan QRIS kami di BI masih tetap optimis ya. Karena secara data menunjukan pertumbuhan yang signifikan dan masih perlu di dorong terus,” ucap Kepala BI NTT di Kupang, Jumat, 17 April 2026 malam.

Ia menegaskan, BI optimis pertumbuhan penggunaan QRIS sebagai salah satu sistem pembayaran terus bertumbuh dan berkembang baik di Nusa Tenggara Timur. Salah satu penggunan QRIS terbanyak adalah para pelaku UMKM.

“Jadi kami optimis, apalagi hari ini kita lihat sendiri sama-sama UMKM banyak ya. Jadi kami tetap optimis bahwa peningkatan pengguna QRIS masih terbuka lebar untuk meningkatkan transaksi QRIS digitalisasi,” ucapnya.

“Memang masih perlu untuk didorong lebih dan nanti kita harus tetap optimis. Sementara dari sisi jumlah kita akan lihat data, tapi saya optimis sangat menjanjikan sekali digitalisasi QRIS,” ujar kepala BI NTT penuh optimis.

Pelaku UMKM Yeni Aksesoris Kelapa Lima, Kota Kupang, Talia kepada RRI di Kupang, Selasa 21 April 2026 menuturkan, ia sudah terbiasa menggunakan QRIS sebagai sarana digitalisasi sistem pembayaran, sejak menjalankan usahanya pada sektor kerajinan tenun dan makan ringan. Bahkan ia mengaku selalu membawa QRIS kemana-mana dalam proses transaksi yang memiliki banyak kemudahan dan keamanan penggunaannya. Ia mengajak semua pelaku UMKM mulai menggunakan QRIS dalam transaksi jual beli.

“Untuk QRIS ini memang sering kami bawa kemana-mana ya, karena yang pertama kemudahan penggunaannya dan sudah banyak orang yang menggunakan QRIS untuk pembayaran dari pelanggan,” kata Talia.

“Selain itu penggunaan QRIS ini lebih aman dibandingkan dengan penggunaan uang tunai karena langsung masuk ke rekening bank dan nominalnya itu bisa sesuai. Jadi tidak perlu ada pengembaliannya sehingga untuk pelaku UMKM lainnya yang belum menggunakan QRIS sebaiknya digunakan karena banyak pelanggan yang sudah menggunakan QRIS,” ucap Talia.

Pelaku UMKM Khayla Food1 Oebobo, Kota Kupang, Dira yang diwawancara RRI pada, Selasa, 21 April 2026 menyampaikan bahwa menggunakan QRIS saat berbelanja sangat memudahkan dirinya saat mengambalikan sisa uang belanjaan. Contohnya, pelanggan yang membeli sesuatu barang hasil UMKM dengan harga Rp5.000 sementara uang dimiliki sebesar Rp100.000, tentunya sangat menyulitakan dirinya mengembalikan uang sisanya.

Akan tetapi jika menggunakan QRIS maka sistem transaksinya lebih mudah dan aman.”Untuk QRIS ini sangat membantu karena ada masyarakat yang tidak memegang uang ditangan biasanya mereka lebih memilih menawarkan berbelanja dengan QRIS saja,” kata Dira.

“Saya merasakan bahwa QRIS ini lebih mudah dan aman sih. Jadi akan saya gunakan terus dalam layanan UMKM kami ini,” ujar Dira kepada RRI.

Catatan RRI, QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) memberikan manfaat utama berupa transaksi yang Cepat, Mudah, Murah, Aman, dan Andal (CEMUMUAH) bagi konsumen maupun pedagang. Manfaat utamanya meliputi, transaksi nontunai praktis tanpa uang kembalian, pencatatan otomatis, keamanan tinggi dari uang palsu, serta kemampuan menerima pembayaran dari berbagai aplikasi. (at)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....