STTII Kupang dan Puskesmas Penkase-Oeleta Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

  • 17 Apr 2026 19:24 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia (STTII) Kupang melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang berlangsung di Aula STTII Kupang, Senin 20 April 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA merupakan bentuk kerja sama antara STTII Kupang dengan Puskesmas Penkase-Oeleta dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat di lingkungan sekitar kampus.

Ketua STTII Kupang, Dr. Denny Folkes Masneno, M.Th dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sukacita tersendiri bagi pihak kampus, mengingat pentingnya sinergi antara kesehatan spiritual dan fisik dalam kehidupan masyarakat.

“Kalau kami sebagai lembaga pendidikan teologi berupaya menyehatkan masyarakat secara spiritual, tetapi secara fisik mengalami masalah, maka itu juga menjadi persoalan. Karena itu, kegiatan ini menjadi penting sebagai bentuk tanggung jawab bersama,” ujar Dr. Denny.

Ia juga menambahkan bahwa STTII Kupang sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak seperti Koramil dan Polsek, dan kini bersyukur dapat memperluas kolaborasi dengan Puskesmas Penkase-Oeleta. Menurutnya, kerja sama lintas sektor ini menjadi bagian dari panggilan perguruan tinggi dalam mengabdi kepada masyarakat.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini melibatkan lima tenaga medis dari Puskesmas Penkase-Oeleta yang melakukan layanan pemeriksaan bagi mahasiswa dan dosen. Jenis pemeriksaan yang dilakukan termasuk pemeriksaan gula darah, dan deteksi kondisi kesehatan lainnya.

Kepala Puskesmas Penkase-Oeleta, dr. Yosef Mariano Desipung menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pemerintah. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui pemeriksaan rutin.

“Program ini mendorong setiap warga untuk minimal satu kali dalam setahun melakukan pemeriksaan kesehatan, sehingga penyakit dapat dideteksi lebih awal sebelum masuk pada tahap yang membutuhkan pengobatan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif peserta dalam mengisi data kesehatan secara lengkap, termasuk melalui aplikasi yang telah disediakan, guna membantu tenaga medis dalam melakukan analisis risiko kesehatan ke depan.

“Kalau kita hanya berdoa tanpa tindakan, maka itu tidak cukup. Karena itu, selain aspek iman, diperlukan juga langkah nyata dalam menjaga kesehatan,” ujar dr. Yosef Mariano Desipung.

Kegiatan ini dilayani oleh petugas dari Puskesmas Oeleta Penkase yakni dr. Yosef Mariano Desipung sebagai Dokter Umum, Muhammad Zainudin, S.Kep., Ns, M. Kep (Perawat), Yoakim Salmon, Amd. Kep (Perawat/Pengelola Program CKG), Ratu Octavianus, S. Tr.Kes ( Tenaga Analis) dan Helena Doko, S.KM sebagai Adminkes.

Melalui kegiatan ini yang dihadiri 80 orang dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa ini, STTII Kupang berharap dapat terus membangun kerja sama yang lebih luas dengan berbagai instansi guna mendukung kesejahteraan masyarakat, baik secara spiritual maupun fisik. (WFWM/ST)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....