Prosesi Jalan Salib Memiliki Makna Spiritual Pengorbanan Penderitaan

  • 06 Apr 2026 13:32 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo didampingi Ketua Majelis Klasis GMIT Pdt. Delviana K. Poych Snae, Ketua Pengurus Pemuda GMIT Erenst Blegur dan para peserta Jalan Salib, serta jajaran perangkat daerah bertempat di Taman Nostalgia Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melepas peserta proses Jalan Salib, Kamis, 2 April 2026.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada para pemuda GMIT yang telah bekerja keras mempersiapkan prosesi tersebut. Ia menilai kegiatan ini bukan hal yang mudah karena membutuhkan latihan panjang serta dedikasi yang kuat.

“Ini adalah bentuk cinta dan penghormatan saya kepada pemuda GMIT yang sudah berjuang luar biasa. Atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya,” kata dr.Christian Widodo, Senin 6 April 2026

Menurutnya, prosesi Jalan Salib bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan memiliki makna spiritual yang mendalam. Ia menggambarkan Jalan Salib sebagai perjalanan batin yang sarat dengan pesan tentang pengorbanan, penderitaan, rintangan, hingga kesunyian, namun pada akhirnya bermuara pada harapan dan kebangkitan.

“Di ujung dari setiap perjuangan selalu ada harapan. Itulah yang harus terus kita pegang. Tanpa harapan, manusia sesungguhnya telah kehilangan makna hidupnya,” ujarnya.

Wali Kota dr. Christian Widodo juga mengajak seluruh peserta, khususnya generasi muda, untuk merenungkan makna memikul “salib” dalam kehidupan masing-masing. Ia menekankan bahwa setiap orang memiliki tantangan dan tanggung jawab yang berbeda, baik sebagai mahasiswa, pelayan gereja, aparatur pemerintah, maupun pemimpin.

Walikota pun berharap pemuda GMIT dapat terus menjadi “garam dan terang dunia” yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar. Ia juga menekankan bahwa kekuatan sejati bukan berarti tidak pernah jatuh, melainkan kemampuan untuk bangkit setiap kali mengalami kegagalan.(humas/anna).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....