Panen Raya Jagung Naibonat Dorong NTT menuju Lumbung Nasional

  • 04 Apr 2026 13:45 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Kegiatan panen raya jagung digelar di Desa Naibonat, Kabupaten Kupang, Rabu 1 April 2026, sebagai bagian dari upaya mendorong Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi lumbung jagung nasional. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

Panen raya tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, kelompok tani, serta mitra swasta dalam meningkatkan produktivitas jagung di wilayah NTT. Sinergi ini dinilai penting untuk menjawab berbagai tantangan pertanian, mulai dari keterbatasan teknologi hingga akses pasar bagi petani.

Program pengembangan jagung ini dijalankan melalui pendekatan inovatif berbasis kebutuhan lapangan. Sejumlah strategi diterapkan, di antaranya penggunaan teknologi pertanian modern, pengelolaan lahan yang lebih efektif, serta sistem pengawasan berbasis data guna memastikan hasil produksi lebih optimal dan berkelanjutan.

Perwakilan penggerak tani Optima, Ferdi, menjelaskan bahwa program ini telah dijalankan melalui pilot project di sejumlah wilayah dengan total luasan sekitar 10 hektar. Ia menilai, hasil awal dari program tersebut cukup menggembirakan dan menunjukkan potensi besar untuk dikembangkan lebih luas.

“Program ini kami mulai dari skala percontohan sekitar 10 hektar. Dari hasil yang ada, produktivitas meningkat dan kualitas jagung juga lebih baik. Ini menjadi dasar bagi kami untuk memperluas program ke wilayah lain,” ucap Ferdi, saat di temui RRI.CO.ID.

Menurutnya, pendekatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil panen, tetapi juga pada peningkatan kapasitas petani melalui pendampingan intensif. Dengan demikian, petani diharapkan mampu mengelola lahan secara mandiri dan berkelanjutan.

Selain itu, potensi lahan di NTT yang luas serta kondisi agroklimat yang mendukung menjadi faktor utama dalam pengembangan jagung sebagai komoditas unggulan. Wilayah NTT dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu sentra produksi jagung nasional jika dikelola secara optimal.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi NTT menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari peran aktif berbagai pihak. Dukungan dari perbankan daerah, aparat keamanan, hingga sektor swasta menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem pertanian yang kuat dan berdaya saing.

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, dalam keterangannya menyampaikan bahwa model kolaborasi seperti ini perlu terus dikembangkan dan direplikasi di berbagai wilayah lain di NTT. Ia menilai, kerja sama lintas sektor menjadi kunci dalam mendorong percepatan pembangunan pertanian di daerah.

“Kolaborasi ini harus terus diperkuat. Kita ingin memastikan bahwa setiap potensi yang ada bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani,” ucap Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena. Ia juga menekankan pentingnya semangat gotong royong sebagai nilai dasar dalam pembangunan pertanian.

Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh keterlibatan aktif masyarakat, khususnya para petani. “Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, saya yakin NTT mampu menjadi salah satu daerah penghasil jagung utama di Indonesia,” ucapnya.

Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan komoditas jagung melalui berbagai program strategis. Di antaranya penyediaan sarana produksi seperti benih unggul dan pupuk, peningkatan infrastruktur pertanian, serta penguatan sistem distribusi dan pemasaran hasil panen.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan kepastian bagi petani dalam menjual hasil panennya, sekaligus meningkatkan nilai tambah produk pertanian. Dengan demikian, kesejahteraan petani di NTT dapat terus meningkat seiring dengan bertambahnya produksi.

Dengan keberhasilan panen raya ini, produksi jagung di NTT diharapkan terus meningkat secara signifikan dan berkelanjutan. Selain memperkuat ketahanan pangan daerah, peningkatan produksi ini juga menjadi bagian dari kontribusi NTT dalam mendukung kebutuhan jagung secara nasional.

Panen raya di Desa Naibonat pun menjadi simbol optimisme baru bagi sektor pertanian di NTT. Melalui kerja sama yang solid dan pemanfaatan potensi yang ada, cita-cita menjadikan NTT sebagai lumbung jagung nasional diyakini dapat terwujud di masa mendatang. (AI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....