Lapas Kelas IIA Kupang Panen Raya Jagung Dukung Ketahanan Pangan Nasional
- 23 Mei 2026 15:24 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID.Kupang-Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kupang menggelar kegiatan Panen Raya Jagung yang dilaksanakan, Jumat 22 Mei 2026 di Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kupang.
Panen Raya tersebut dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Kepala Lapas Kelas IIA Kupang, Wawan Irawan, menyampaikan bahwa dirinya merasa bangga melihat perubahan besar yang terjadi di lingkungan Lapas Kupang.
"Ini suatu acara yang sangat luar biasa. Saya baru tiga minggu di sini, tetapi saya melihat lahan Lapas ini lima tahun lalu masih berupa batu karang. Saat saya datang, lahan batu karang ini sudah penuh dengan jagung. Ternyata lahan batu karang ini juga mampu menumbuhkan jagung yang sangat luar biasa,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa Lapas Kupang mampu mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pembinaan warga binaan.
“Ketahanan pangan ini sesuai dengan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta 15 Program Aksi Kemenimipas. Kanwil Ditjenpas NTT mampu bekerja sama dengan PT SMJ untuk mengolah lahan batu karang menjadi lahan produktif yang mendukung ketahanan pangan. Ini sungguh luar biasa dan semoga kerja sama ini terus berlanjut dengan pengembangan tanaman lainnya,” tambah Wawan.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas NTT, Ketut Akbar Herry Achjar, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari proses pemberdayaan warga binaan agar memiliki keterampilan dan pengalaman kerja nyata selama menjalani masa pidana.
“Kegiatan ini untuk pemberdayaan warga binaan. Kami tidak bisa sendiri dalam melakukan pembinaan, sehingga membutuhkan dukungan pemerintah dan masyarakat. Walaupun ini lahan batu karang, tetapi dengan proses pengolahan yang benar, mengikuti aturan tanam, dan kerja sama yang baik, akhirnya jagung bisa tumbuh dengan sangat baik,” jelasnya.
Sedangkan apresiasi tinggi juga datang dari Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, Menurutnya, keberhasilan Kanwil Ditjenpas NTT dan Lapas Kupang membuktikan bahwa keterbatasan kondisi alam bukan menjadi penghalang untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.
“Kalau dulu kita lewat tanah ini kosong dan berbatu karang, hari ini ternyata bisa ditanam dengan baik melalui kerja sama semua pihak. Ini membuktikan bahwa tanah berbatu di Kupang juga bisa menghasilkan jagung dengan kualitas yang sangat baik,” ujarnya.
Ia berharap model pengelolaan lahan seperti yang dilakukan di Lapas Kupang dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Nusa Tenggara Timur. “Ini bisa menjadi contoh bahwa melalui pembinaan perkebunan, warga binaan juga mampu mendapatkan keterampilan yang bermanfaat ketika kembali ke masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus keberhasilan pemanfaatan lahan batu karang menjadi lahan produktif bernilai ekonomi.
Kegiatan panen raya tersebut merupakan hasil kerja sama antara Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur bersama PT. Silvano Maynard Jaya (SMJ), yang selaras dengan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.( VFZ)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....