Program OSOP Jadi Fokus Inovasi Sekolah Menengah NTT
- 26 Mar 2026 13:52 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menjadikan program One School One Product (OSOP) sebagai fokus utama dalam mendorong inovasi di sekolah menengah. Program ini disampaikan langsung oleh Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena saat pelantikan kepala SMA, SMK, dan SLB di Aula El Tari Kantor Gubernur di Kupang, Rabu, 25 Maret 2026.
Gubernur menegaskan bahwa OSOP merupakan langkah strategis untuk mengubah sekolah tidak hanya sebagai tempat belajar teori, tetapi juga pusat kreativitas dan produksi berbasis potensi lokal. “Melalui program One School One Product atau OSOP Program ini dirancang untuk menjadikan sekolah sebagai pusat kreativitas dan inovasi berbasis potensi lokal. Setiap sekolah diharapkan memiliki produk unggulan yang mencerminkan karakter daerah, serta menjadi sarana pembelajaran nyata bagi peserta didik,” ujarnya.
Program ini dirancang untuk mengintegrasikan pembelajaran dengan praktik langsung, sehingga siswa dapat mengembangkan keterampilan kewirausahaan sejak dini. Dengan demikian, lulusan sekolah diharapkan tidak hanya siap melanjutkan pendidikan, tetapi juga mampu menciptakan peluang kerja.
Khusus untuk SMK, implementasi OSOP akan diperkuat melalui pendekatan teaching factory dan pengembangan unit produksi sekolah. Gubernur juga mendorong adanya kemitraan aktif dengan dunia usaha dan dunia industri agar hasil produksi siswa memiliki nilai ekonomi dan daya saing.
Menurutnya, potensi lokal di NTT sangat beragam dan dapat menjadi kekuatan utama dalam pengembangan program ini, mulai dari sektor kerajinan, kuliner, hingga jasa berbasis kearifan lokal. Selain itu, pemerintah provinsi juga berkomitmen untuk mendukung pemasaran produk sekolah, termasuk dengan melibatkan perangkat daerah sebagai pengguna atau konsumen hasil karya siswa.
“Sekolah harus menjadi tempat lahirnya inovasi. Anak-anak tidak hanya belajar, tetapi juga mencipta dan menghasilkan karya yang bernilai,” katanya.
Program OSOP juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun ekosistem pendidikan yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan pendekatan ini, proses pembelajaran diharapkan menjadi lebih aplikatif dan berdampak langsung bagi kehidupan siswa.
Para kepala sekolah diharapkan menjadi motor penggerak utama dalam menyukseskan program tersebut. Dengan fokus pada inovasi dan penguatan potensi lokal, Pemerintah Provinsi NTT optimistis OSOP dapat menjadi salah satu pilar penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....