Gereja Ramah Anak Mendesak Diterapkan di Era Digital
- 24 Mar 2026 18:46 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Upaya mendorong gereja menjadi ruang yang aman dan ramah bagi anak terus digalakkan oleh Pusat Pengembangan Anak (PPA) Efata Liliba. Langkah ini dinilai penting mengingat semakin kompleksnya tantangan yang dihadapi anak-anak di tengah perubahan sosial saat ini.
“Kita melihat di area urban saat ini tantangan anak-anak semakin kompleks, mulai dari persoalan psikis, kekerasan seksual, eksploitasi hingga dampak digitalisasi yang tidak bisa diabaikan. Realitas kehidupan anak di era sekarang menuntut gereja untuk lebih peka dan responsive,” ujar Penanggungjawab Kemitraan PPA Efata Liliba, Pdt. Oksi E. Y. Pandie dalam obrolan seperti dirilis dari Youtube Chanel RRI Kupang, 24 Maret 2026.
Ia menjelaskan bahwa berbagai persoalan tersebut menjadi latar belakang penting bagi gereja untuk segera merealisasikan konsep gereja ramah anak. Gereja diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang perlindungan dan pertumbuhan yang sehat bagi anak.
Menurutnya, gereja memiliki tanggung jawab moral dan spiritual dalam membangun lingkungan yang mendukung perkembangan anak secara utuh. Hal ini mencakup aspek keamanan, pendidikan iman, hingga pendampingan terhadap persoalan yang dihadapi anak.
Selain itu, kesadaran internal gereja juga perlu dibangun agar pelayanan terhadap anak tidak lagi dipandang secara terbatas. Anak perlu ditempatkan sebagai bagian penting dari komunitas iman yang memiliki hak untuk didengar dan dilibatkan.
“Selama ini gereja masih sering menempatkan anak hanya sebagai objek pelayanan. Padahal mereka juga adalah subjek yang perlu dihargai dan diberi ruang untuk berkembang,” kata Pendeta Oksi dalam obrolan melalui telepon.
Ia menegaskan bahwa gereja ramah anak bukan sekadar program, tetapi perubahan cara pandang dalam melayani generasi muda. Gereja perlu membangun sistem pelayanan yang lebih inklusif, aman, dan memperhatikan kebutuhan anak.
Melalui berbagai inisiatif yang dilakukan PPA Efata Liliba, Ia berharap gereja mulai berbenah diri menjadi gereja ramah anak. Upaya ini diyakini dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung tumbuh kembang anak di tengah masyarakat. (ST)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....