Pemkab Kupang Bahas Arah Pembangunan Daerah dalam RKPD 2027
- 16 Mar 2026 14:00 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Pemerintah Kabupaten Kupang mulai membahas arah kebijakan pembangunan daerah untuk tahun 2027 melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Kupang, Jumat, 13 Maret 2026.
Forum tersebut dibuka langsung oleh Bupati Kupang, Yosef Lede, dan dihadiri Wakil Bupati Kupang, para staf ahli bupati, asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah, camat, pimpinan LSM, NGO, serta berbagai mitra pembangunan lainnya. Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede menegaskan bahwa forum konsultasi publik merupakan tahapan awal yang sangat penting dalam proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah.
Melalui forum ini, pemerintah daerah membuka ruang dialog bersama para pemangku kepentingan guna menyerap berbagai masukan terkait arah kebijakan pembangunan Kabupaten Kupang tahun 2027. Menurutnya, dokumen RKPD yang disusun harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus selaras dengan isu strategis pembangunan daerah serta kebijakan pembangunan di tingkat nasional dan provinsi.
“Melalui forum ini, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa dokumen RKPD yang disusun tidak hanya memenuhi aspek administratif perencanaan, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan masyarakat, selaras dengan isu strategis daerah, serta sejalan dengan arah pembangunan nasional dan provinsi,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa penyusunan rancangan awal RKPD Kabupaten Kupang tahun 2027 berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Kupang Tahun 2026–2045, serta memperhatikan kondisi dan capaian pembangunan yang telah dicapai saat ini. Pemerintah Kabupaten Kupang, lanjutnya, menetapkan beberapa fokus arah kebijakan pembangunan, di antaranya peningkatan produktivitas dan daya saing ekonomi daerah melalui penguatan sektor pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, serta pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang didukung hilirisasi produk lokal.
Selain itu, pembangunan infrastruktur konektivitas wilayah juga menjadi prioritas guna memperkuat pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan akses masyarakat terhadap berbagai layanan dasar. Di sisi lain, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama pemerintah daerah melalui penguatan sektor pendidikan dan kesehatan, percepatan penurunan angka stunting, serta peningkatan perlindungan sosial bagi masyarakat.
Pemerintah daerah juga terus mendorong reformasi birokrasi dan penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital, sekaligus meningkatkan pengelolaan lingkungan hidup serta ketahanan daerah terhadap perubahan iklim dan potensi bencana. Bupati Yosef Lede berharap seluruh peserta forum dapat memberikan masukan yang konstruktif guna menyempurnakan dokumen rancangan awal RKPD sebelum dilanjutkan ke tahapan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD.
Sementara itu, Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Kupang, Yermias Pellokila, mengatakan forum konsultasi publik tersebut merupakan momentum penting dalam merumuskan langkah strategis pembangunan daerah ke depan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas berbagai upaya pembangunan yang telah dilakukan selama lebih dari satu tahun masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kupang.
Menurutnya, meskipun masih terdapat berbagai keterbatasan, termasuk kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, pemerintah daerah tetap berupaya menjalankan program pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....