Kabupaten Kupang Bakal Punya Sekolah Terintegrasi dan Universitas Rakyat

  • 05 Agt 2026 19:11 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Kabupaten Kupang bersiap menjadi pusat pengembangan pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pemerintah Kabupaten Kupang memastikan daerah ini akan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dan Universitas Rakyat, dua program strategis yang diharapkan membuka akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda.

Kabar tersebut disampaikan Bupati Kupang Yosef Lede saat membuka Rapat Koordinasi Tingkat Kabupaten Kupang di GOR Komitmen, Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Senin, 3 Agustus 2026. Dalam arahannya, Yosef Lede mengungkapkan bahwa Kabupaten Kupang akan menjadi daerah pertama di NTT yang memperoleh pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan dukungan anggaran sekitar Rp250 miliar.

Selain itu, pemerintah juga merencanakan pembangunan Universitas Rakyat dengan nilai investasi lebih dari Rp300 miliar. Menurutnya, kehadiran dua lembaga pendidikan tersebut merupakan peluang besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas kesempatan anak-anak Kabupaten Kupang memperoleh pendidikan bermutu tanpa harus meninggalkan daerah asal.

"Ini merupakan kesempatan besar bagi Kabupaten Kupang. Kita ingin anak-anak kita mendapatkan pendidikan terbaik di daerah sendiri. Karena itu saya mengajak seluruh pihak mendukung program ini agar benar-benar memberi manfaat bagi generasi muda Kabupaten Kupang," ujar Yosef Lede.

Selain pembangunan sekolah dan perguruan tinggi baru, Pemerintah Kabupaten Kupang juga terus memperkuat Program Sekolah Rakyat. Yosef Lede menjelaskan bahwa pemerintah memperoleh tambahan dukungan anggaran sebesar Rp125 miliar untuk mengembangkan Sekolah Rakyat di Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah.

Saat ini sekolah tersebut memiliki kapasitas sekitar seribu siswa. Melalui pengembangan fasilitas dan sarana pendidikan, daya tampung ditargetkan meningkat hingga sekitar 2.000 peserta didik, sehingga semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu dapat mengakses pendidikan yang layak.

Bupati meminta seluruh camat, lurah, kepala desa, serta perangkat daerah memperbaiki validitas data masyarakat miskin agar anak-anak yang berhak mengikuti Program Sekolah Rakyat tidak kehilangan kesempatan akibat kesalahan pendataan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan sektor pendidikan tidak hanya bergantung pada ketersediaan anggaran, tetapi juga memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, sekolah, hingga masyarakat.

Menurut Yosef Lede, investasi di bidang pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun Kabupaten Kupang yang maju dan berdaya saing. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendorong lahirnya generasi muda yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memiliki karakter dan moral yang kuat.

Dengan berbagai program strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten Kupang berharap semakin banyak generasi muda yang memperoleh akses pendidikan berkualitas, sehingga mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah di masa mendatang. (DW)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....