Stok Telur Peternak Kabupaten Kupang Terbatas jelang Lebaran
- 12 Mar 2026 12:30 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Kebutuhan Telur menjelang hari besar keagamaan, termasuk Lebaran, diperkirakan akan meningkat. Kondisi ini turut menjadi perhatian para pelaku usaha peternakan telur di Kabupaten Kupang untuk tetap menjaga ketersediaan produksi.
Salah satu pegawai pada usaha ayam petelur di Jalan Oesao–Oekabiti, Kabupaten Kupang, Dinsi, mengatakan stok telur yang dihasilkan dari peternakan tersebut saat ini masih terbatas. Produksi yang ada umumnya hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar di wilayah Kabupaten Kupang dan Kota Kupang.
| Baca juga: Bupati Kupang Tinjau Lokasi Cetak Sawah Baru |
“Kalau di sini biasanya orang-orang kios datang langsung beli di sini. Kalau yang di toko-toko dan pasar itu biasanya dari gudang ada mobil yang antar ke sana,” ucap Dinsi saat ditemui RRI.CO.ID di lokasi peternakan ayam petelur Oekabiti Kamis, 12 Maret 2026.
Ia menjelaskan, penjualan telur dari peternakan dilakukan dengan dua cara, yakni pembeli dari kios datang langsung ke lokasi peternakan, sementara sebagian lainnya didistribusikan melalui gudang untuk kemudian diantar ke sejumlah toko dan pasar di Kota Kupang.
Untuk harga di tingkat peternak, telur dijual sekitar Rp65 ribu per rak atau sekitar Rp2.500 per butir. Telur yang dijual di peternakan masih dalam kondisi tercampur dan biasanya akan disortir kembali di gudang berdasarkan ukuran seperti telur kecil, sedang, dan jumbo.
Dinsi menambahkan, di peternakan tersebut terdapat sekitar 2.000 ekor ayam petelur. Namun tidak semua ayam menghasilkan telur setiap hari, sehingga produksi telur rata-rata berkisar antara 1.500 hingga 1.800 butir per hari.
Ia berharap ke depan produksi telur dapat terus ditingkatkan agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama menjelang meningkatnya permintaan saat hari besar keagamaan seperti Lebaran. (AI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....