Rotary Club Kupang: Bantuan Bencana Harus Berdasarkan Data Lapangan, Bukan Asumsi

  • 19 Agt 2026 15:06 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Rotary Club Kupang Sentral menekankan pentingnya asesmen kebutuhan cepat sebelum bantuan disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan sesuai kebutuhan nyata masyarakat dan tidak diberikan hanya berdasarkan perkiraan.

Tim Tanggap Bencana Rotary Distrik 3420, Ratna Pangkapodang, mengatakan asesmen dilakukan dengan mengumpulkan informasi dari berbagai pihak terkait. “Tujuannya adalah memastikan bahwa bantuan yang diberikan tersebut berdasarkan data lapangan, bukan asumsi,” ujar Ratna.

Menurut Ratna, proses asesmen melibatkan koordinasi dengan BPBD, pemerintah daerah, BMKG, PMI, serta anggota Rotary di wilayah terdampak. Informasi tersebut kemudian digunakan untuk menentukan prioritas bantuan dan menyesuaikannya dengan kondisi masyarakat di lokasi bencana.

Ratna menjelaskan kebutuhan masyarakat di lokasi bencana maupun pengungsian tidak selalu sama sepanjang masa penanganan. “Kebutuhan di tempat bencana atau pengungsian itu juga berubah seiring waktu, sehingga bantuan perlu disesuaikan,” katanya.

Pada fase tanggap darurat, kebutuhan masyarakat menurut Ratna umumnya berfokus pada kebutuhan dasar yang paling mendesak. “Masih fokus utamanya adalah kebutuhan paling mendesak,” katanya, seperti makanan siap konsumsi, selimut, terpal, perlengkapan bayi, dan perempuan.

Ratna menambahkan, waktu pengiriman juga menjadi pertimbangan penting karena kebutuhan masyarakat dapat berubah ketika bantuan tiba. “Apabila waktu pengiriman memerlukan waktu beberapa hari, harus dipikirkan kembal, karena kebutuhan dapat berbeda,” ujarnya.

Dalam respons gempa Flores, Rotary telah melakukan pengiriman bantuan berdasarkan hasil asesmen dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Ratna menyebut bantuan awal berupa telur, mi, dan obat-obatan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Ratna menegaskan pendekatan berbasis data menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai perkembangan situasi bencana. “Bencana itu adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya, seraya mengajak masyarakat memperkuat kesiapsiagaan sebelum bencana terjadi. (DB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....