Balai Besar BRMP NTT Kembangkan Teknologi Budidaya Padi
- 19 Feb 2026 13:33 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Balai Besar BRMP Nusa Tenggara Timur terus berperan aktif dalam mendukung pengembangan sektor pertanian di daerah, khususnya melalui perakitan dan penerapan teknologi pertanian, di Kabupaten Kupang. Kepala Balai Besar BRMP NTT, dr. Novanisa Tresia Ester Lamentut, menjelaskan bahwa lembaga yang dipimpinnya memiliki tugas pokok melakukan perakitan serta penerapan teknologi pertanian yang dikembangkan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Menurutnya, inovasi teknologi yang dihasilkan kementerian tidak serta-merta diterapkan begitu saja, tetapi perlu disesuaikan dengan kondisi spesifik wilayah Nusa Tenggara Timur. Penyesuaian tersebut mencakup kondisi iklim, karakteristik tanah, serta pola tanam yang biasa diterapkan petani setempat.
Salah satu contoh teknologi yang saat ini menjadi fokus pengembangan adalah teknologi budidaya tanaman padi. Teknologi tersebut meliputi penggunaan varietas unggul yang adaptif terhadap lahan kering maupun lahan sawah, sistem tanam yang lebih efisien seperti, pemupukan berimbang, hingga pengendalian hama dan penyakit tanaman secara terpadu.
“Sebelum teknologi tersebut diterapkan secara luas, Balai Besar BRMP NTT terlebih dahulu melakukan uji coba dan demonstrasi plot di lapangan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa teknologi yang dirakit benar-benar efektif meningkatkan produktivitas serta sesuai dengan kebutuhan petani," ucap dr. Novanisa Tresia Ester Lamentut saat di temui RRI.CO.ID, Selasa, 16 Februari 2026.
| Baca juga: UKBI Perkuat Kompetensi Pegiat Literasi NTT |
Selain melakukan perakitan dan pengujian, pihaknya juga berkolaborasi dengan penyuluh pertanian dan pemerintah daerah dalam proses diseminasi teknologi kepada kelompok tani. Pendampingan dilakukan agar petani memahami secara menyeluruh cara penerapan teknologi tersebut, mulai dari persiapan lahan hingga masa panen.
“Kami tidak hanya merakit teknologi, tetapi juga memastikan teknologi itu bisa diterapkan dan memberi manfaat nyata bagi petani,” ucap dr. Novanisa. Ia menambahkan, penerapan teknologi budidaya padi yang tepat diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus efisiensi biaya usaha tani.
Dengan produktivitas yang meningkat, kesejahteraan petani pun diharapkan ikut terdongkrak. Balai Besar BRMP NTT berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi pertanian yang adaptif dan berkelanjutan. Melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, penyuluh, dan petani, penguatan sektor pertanian di Nusa Tenggara Timur diharapkan semakin optimal dan mampu mendukung ketahanan pangan nasional. (Andry/Ady)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....