NPCI NTT Dorong Prestasi Atlet Disabilitas
- 13 Feb 2026 12:46 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Nusa Tenggara Timur terus mendorong peningkatan kapasitas atlet disabilitas melalui pembinaan berkelanjutan dan penguatan mental juara. Upaya ini dilakukan agar atlet disabilitas tidak hanya tampil kompetitif di arena olahraga, tetapi juga memperoleh pengakuan yang setara di tengah masyarakat.
Ketua NPC NTT, Victor Haning, mengatakan pengembangan atlet disabilitas harus dibarengi dengan perubahan cara pandang publik. Menurutnya, stigma sosial masih menjadi tantangan yang kerap menyertai perjalanan atlet dalam mengembangkan potensi diri.
“Atlet disabilitas bukan untuk dikasihani, tetapi untuk dihargai atas kemampuan dan kerja kerasnya,” ujar Victor Haning dalam obrolan AKAMSI PRO 4 RRI Kupang, Rabu, 11 Februari 2026. Ia menjelaskan, NPC NTT secara konsisten melakukan pembinaan melalui latihan rutin, pendampingan psikologis, serta persiapan menghadapi berbagai kejuaraan.
Meski dihadapkan pada keterbatasan sarana dan dukungan, semangat juang atlet disabilitas NTT tetap terjaga. Selain pembinaan, peran keluarga disebut menjadi fondasi penting dalam perjalanan atlet disabilitas.
| Baca juga: NTT Dorong Integrasi Keanekaragaman Hayati |
Dukungan emosional, penerimaan, dan kepercayaan dari keluarga dinilai mampu membangun rasa percaya diri atlet untuk terus berkembang dan berani tampil di ruang publik. Sejumlah atlet binaan NPC NTT tercatat telah menorehkan hasil membanggakan di berbagai cabang olahraga, khususnya para atletik, baik pada ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas), Peparpenas, maupun kompetisi tingkat internasional seperti ASEAN Para Games dan Asian Para Games.
“Hasil tidak datang secara instan. Dibutuhkan proses panjang, pembinaan yang konsisten, serta dukungan semua pihak, termasuk keluarga, pemerintah, dan masyarakat,” katanya.
Victor Haning menilai, atlet disabilitas NTT memiliki peluang besar untuk bersaing di tingkat nasional bahkan internasional jika mendapatkan dukungan yang memadai. Karena itu, NPC NTT terus mendorong terciptanya ekosistem olahraga yang inklusif dan berkeadilan.
Ia berharap NPC NTT ke depan tidak hanya dikenal melalui capaian atletnya, tetapi juga sebagai ruang perjuangan untuk mengubah stigma menjadi penghargaan. “Kami ingin perjalanan atlet disabilitas menjadi pesan kuat bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkontribusi dan membanggakan daerah,” kata Victor Haning. (TT)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....