Local Champion Perkuat Desa Wisata Berbasis Pemberdayaan Masyarakat
- 30 Jan 2026 12:18 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang -Penguatan sektor desa wisata terus menjadi fokus pemerintah daerah provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) NTT melalui pendekatan pemberdayaan sumber daya manusia berbasis local champion di berbagai wilayah. Strategi ini diyakini mampu mendorong desa wisata berkembang secara berkelanjutan dengan tetap menjaga keunikan budaya, alam, dan kearifan lokal setempat.
Hal tersebut dikatakan Noldy H. Pellokila, S.Sos, M.M saat diwawancarai RRI Kupang via telpon terkait Strategi Promosi Pariwisata NTT di Tahun 2026, Selasa, 20 Januari 2026. Menurutnya, penguatan sektor desa wisata dilakukan melalui program pembinaan para penggerak lokal atau local champion yang telah mendapatkan pelatihan intensif mengenai pengelolaan destinasi di wilayah Provinsi Bali.
“Tahun 2025 lalu kami sudah mengumpulkan beberapa orang yang dipilih dari kabupaten yang ada desa wisata, kita kasi kesempatan mereka belajar di Bali selama 1 minggu, mereka ditempatkan di desa wisata di Bali sehingga mereka memiliki tanggung jawab besar untuk meningkatkan standar pelayanan serta kesiapan atraksi wisata di daerah masing-masing,” katanya.
| Baca juga: Desa Enoraen Dukung Pengembangan TWA Menipo |
Selain meningkatkan kualitas pelayanan, local champion juga didorong menjadi agen perubahan dalam membangun kesadaran sadar wisata di lingkungan masyarakat. Peran ini mencakup edukasi mengenai kebersihan, keamanan, keramahan, serta pelestarian lingkungan sebagai fondasi utama pariwisata berkelanjutan.
Penguatan desa wisata melalui local champion juga membuka peluang pengembangan produk ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Kerajinan, kuliner khas, hingga pertunjukan budaya dapat dikemas lebih menarik dan bernilai jual tinggi bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Pemerintah daerah terus mendorong sinergi antara local champion, pelaku usaha, dan asosiasi pariwisata untuk memperluas jejaring pemasaran desa wisata. Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperpanjang lama tinggal mereka di desa.
“Kita akan mempersiapkan lagi para local champion untuk tahun ini, sehingga mereka bisa membantu pemerintah untuk mempersiapkan desa-desa wisata dari segi penguatan daya tarik dan pengelolaan desa wisata”, katanya menegaskan.
Melalui penguatan peran local champion, desa wisata diharapkan tidak hanya menjadi destinasi alternatif, tetapi juga motor penggerak ekonomi lokal. Upaya ini sekaligus memperkuat ketahanan sosial budaya masyarakat desa di tengah pertumbuhan sektor pariwisata yang semakin kompetitif. (DB)
/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....