Penjual Kopi Meninggal di Pasar Loak Kepanjen
- 12 Jan 2025 17:16 WIB
- Malang
KBRN, Malang: Seorang penjual kopi, Mbah Sukadi, warga Sawunggaling, Kepanjen, meninggal dunia akibat penyakit jantung yang telah lama dideritanya. Peristiwa ini terjadi di sebelah timur Pasar Loak Sumedang, Kepanjen.
Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh kakak almarhum, yang kemudian menghubungi Muhamad Huda, anggota Komunitas Arek Kepanjen. Menanggapi laporan tersebut, komunitas ini segera mengirimkan ambulans untuk mengevakuasi jenazah.
“Giat ambulans Arek Kepanjen, evakuasi jenazah Mbah Sukadi warga sekitar Pasar Sumedang,” tulis Muhamad Huda dalam unggahannya di grup Facebook komunitas, Minggu(12/1/2024).
Mbah Sukadi sehari-hari tinggal dan berjualan kopi di Pasar Loak Sumedang meskipun rumah aslinya berada di Panggung Rejo, Kepanjen. Tiga hari sebelum meninggal, ia sempat dibawa ke RSUD Kepanjen atas permintaan warga karena kondisi kesehatannya yang memburuk.
“Setelah pulang dari rumah sakit, beliau kembali ke kontrakan di pasar loak untuk berjualan kopi,” ujar Huda.
Saksi mata, Panji Onsil Aex, mengungkapkan bahwa Mbah Sukadi selalu beraktivitas di pasar loak meski kondisi kesehatannya menurun. “Orang sakit ini tiap hari ada di pasar loak,” tuturnya.
Video evakuasi yang diunggah Huda memperlihatkan proses pemindahan jenazah ke ambulans komunitas Arek Kepanjen. Penyebab kematian dipastikan akibat penyakit jantung kronis yang diderita almarhum.
Personel Polsek Kepanjen turut hadir di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan kronologi peristiwa.
Mbah Sukadi dikenal sebagai sosok sederhana yang tetap berjuang mencari nafkah meskipun kesehatannya menurun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan, dan komunitas di sekitar Pasar Loak Sumedang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....