Waspada Hepatitis: Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

  • 09 Jul 2024 15:43 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang: Hepatitis merupakan peradangan hati yang disebabkan oleh virus. Menurut Dr.dr.Syifa Mustika, Dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan Gastroenterohepatologi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, hepatitis terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu A, B, C, D, dan E. Masing-masing jenis memiliki virus penyebab, cara penularan, dan gejalanya sendiri.

"Kalau berbicara tentang gejalanya umumnya meliputi kelelahan, mual, muntah, kehilangan nafsu makan, terkadang untuk kasus yang lebih parah, kulit dan matanya menguning," ungkapnya kepada RRI dalam dialog Malang Siang Ini, Senin (9/7/2024)

Dokter Syifa menjelaskan pencegahan hepatitis tergantung pada jenisnya.

"Ada beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan misalnya dengan melakukan vaksinasi, terutama bagi orang-orang yang berisiko tinggi," lanjutnya.

Menjaga kebersihan sangat penting dilakukan. Dokter Syifa menyarankan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara teratur, terutama sebelum makan dan setelah ke toilet, karena ini dapat membantu mencegah penularan hepatitis A dan E.

Selain itu, untuk mencegah penularan hepatitis B, C, dan D masyarakat diminta untuk selalu gunakan alat pelindung diri (APD) dan hindari berbagi barang pribadi.

"Saat berhubungan seksual atau melakukan prosedur medis yang melibatkan jarum suntik, gunakanlah alat pelindung diri (APD), kemudian jangan gampang berbagi barang pribadi seperti sikat gigi, pisau cukur dengan orang lain," ujarnya.

Jika merasa berisiko tinggi terkena hepatitis, periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan tes dan pengobatan.

"Pengobatan hepatitis tergantung pada jenis dan tingkat keparahannya. Hepatitis A biasanya sembuh sendiri dalam beberapa minggu tanpa pengobatan. Namun, hepatitis B, C, dan D dapat menjadi kronis dan memerlukan pengobatan jangka panjang dengan obat-obatan atau antivirus," tambahnya.

Dokter Syifa menghimbau masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dan kebersihan diri, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit hepatitis. Jika mengalami gejala yang mencurigakan, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....