Penggunaan MSG Yang Tepat Pada Masakan

  • 09 Jul 2024 12:53 WIB
  •  Manokwari

KBRN, Manokwari : MSG adalah gabungan natrium dan asam glutamat yang memberikan rasa gurih pada makanan, dan sepertinya belum lengkap saat kita memasak makanan tanpa menggunakam MSG.

Walaupun MSG tergolong bahan makanan yang aman digunakan tetapi alangkah baiknya tidal mengonsumsinya secara berlebih karena dapat memberikan efek samping untuk kesehatan.

Ketahui Efek Samping MSG.

MSG telah digunakan sebagai aditif makanan selama beberapa dekade. Selama bertahun-tahun, Food Drugs and Administration(FDA) menerima banyak laporan tentang efek samping dari MSG. Adapun efek sampingnya adalah:

• Sakit kepala.

• Berkeringat.

• Sensasi tekanan pada wajah atau sesak.

• Mati rasa, kesemutan atau sensasi terbakar di wajah, leher dan area lainnya.

• Detak jantung berdebar cepat.

• Sakit dada.

• Mual.

• Kelemahan pada tubuh.

Melansir dari jurnal ilmiah berjudul Natural products as safeguards against monosodium glutamate-induced toxicity yang dipublikasikan oleh Iranian Journal of Basic Medical Sciences, MSG memainkan peran penting dalam fungsi otak dan Ini termasuk pembentukan serta stabilisasi sinapsis, memori, kognisi, pembelajaran, serta metabolisme sel.

Hanya saja, konsumsi bahan makanan yang kaya akan monosodium glutamat dapat menyebabkan munculnya beberapa gangguan kesehatan. Contohnya seperti neurotoksisitas, hepatotoksisitas, obesitas dan diabetes.

Dosis MSG yang berlebihan dapat berpotensi mengganggu neuron dan mungkin memiliki efek pada perilaku yang mengonsumsi. Itulah sebabnya, mengapa mengonsumsi makanan dengan kandungan ini dapat memicu kondisi-kondisi yang sudah dijelaskan sebelumnya. Meski begitu, perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui hubungan antara MSG dan gejala-gejala ini.

Sejauh ini para peneliti mengakui bahwa sebagian kecil orang mungkin memiliki reaksi jangka pendek terhadap MSG. Gejala yang terjadi umumnya ringan dan tidak memerlukan perawatan. Oleh karena itu, satu-satunya cara untuk mencegah reaksi dengan menghindari makanan yang mengandung MSG.

Jika kamu mengalami gejala yang spesifik, maka cara mengatasi efek samping dari MSG yang bisa dilakukan minum air agar tetap terhidrasi, beristirahat, Minum teh Jahe, minum obat pemghilang rasa sakit.

Namun jika timbul gejala yang parah beberapa langkah pengobatan dapat kita lakukan yaitu, pemberian obat-obatan anthistamin untuk masalah pernapasan, pembengkakan wajah, atau detak jantung yang tidak normal dan memberikan injeksi epinefrin untuk reaksi yang mengancam jiwa.

Untuk kondisi seperti ini jangan lupa untuk memeriksa kondisi yang kita alami dengan dokter agar mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat.

Menurut jurnal ilmiah berjudul A Review of the Alleged Health Hazards of Monosodium Glutamate yang dipublikasikan oleh John Wiley & Sons, disebutkan kalau satu persen populasi umum memiliki kondisi MSC.

MSG bisa ditandai sederet gejala. Contohnya kondisi tubuh melemah, kulit memerah, pusing, sakit kepala, mati rasa, otot tegang, kesulitan bernapas, dan bahkan kehilangan kesadaran.

Konsumsi MSG dengan takaran yang tepat dan wajar, agar terhindar dari efek sampingnya.

Sumber : HaloDoc Dan Berbagai sumber



Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....