Bahaya Merkuri Bagi Wajah
- 06 Jul 2024 17:02 WIB
- Manokwari
KBRN, Manokwari : Bagi kaum hawa cantik dan putih adalah dambaan bagi kaum hawa, tetapi sering kali kita tidak menyadari bahwa yang instan belum tentu baik, untuk itu kita perlu bijak dalam menentukan produk kecantikan yang akan kita gunakan, apalagi di bagian wajah.
Merkuri sering kali disalahgunakan sebagai bahan untuk produk pemutih wajah. Meski bisa mencerahkan kulit dalam waktu singkat, kandungan merkuri dalam produk kecantikan dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan.
Dilansir dari AloDokter, perlu kita tahu bahwa Merkuri merupakan salah satu bahan kimia yang terkadang digunakan dalam sabun dan krim pemutih kulit. Tidak hanya itu, beberapa produk kosmetik, seperti maskara dan pembersih riasan mata, juga kerap menggunakan merkuri sebagai bahan pengawet dalam produknya.
Kandungan Merkuri dalam Produk Pemutih Kulit
Di Indonesia, penggunaan merkuri dalam produk kecantikan, seperti sabun pembersih wajah, krim pelembap, dan krim siang atau malam, sudah dilarang.
Penggunaan merkuri selain pada produk kecantikan tersebut dianggap sebagai penyalahgunaan dan dilarang untuk dipasarkan.
Produk-produk yang mengandung merkuri biasanya tidak terdaftar, tidak mencantumkan nomor BPOM, untuk itu kita sebaikanya tidak membeli produk tersebut, karena penggunaan merkuri pada produk kecantikan terbukti berbahaya, pasalnya bahan kimia yang ada pada merkuri dapat dengan mudah terserap ke dalam kulit dan masuk dalam aliran darah.
Merkuri juga bersifat korosif, sehingga penggunaannya bisa membuat lapisan kulit menjadi tipis. Bahkan, tidak hanya berdampak pada kulit, paparan merkuri yang tinggi juga dapat menyebabkan kerusakan pada saluran pencernaan dan sistem saraf.
Bahaya lain dari merkuri juga berisiko mengganggu fungsi berbagai organ tubuh, seperti otak, jantung, paru-paru, ginjal, hingga sistem kekebalan tubuh. Ini karena masuknya merkuri ke dalam tubuh bisa menyebabkan keracunan merkuri dengan gejala meliputi insomnia, fungsi kognitif dan daya ingat menurun, tremor, perubahan emosi, gangguan penglihatan, pendengaran, dan bicara.
penurunan kemampuan indra perasa, penurunan fungsi koordinasi tubuh, dan mati rasa, selain itu penggunaan merkuri bisa memicu penyakit kanker kulit.
Maka sebagai konsumen, kita perlu berhati-hati dalam menggunakan produk kecantikan, termasuk pemutih kulit selalu perhatikan ijin produk dari BPOM, dengan selalu mengecek label kemasan melalui situs resmi, dan jika ingin aman bisa langsung konsultasi ke dokter.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....