Mengapa Daerah Pantai lebih Panas Daripada Pegunungan ?

  • 29 Jun 2024 22:09 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda : Daerah pantai lebih panas daripada pegunungan karena lebih banyak massa dara yang menyerap dan menyimpan panas matahari di daerah pantai di banding di pegunungan.

Matahari memancarkan energinya ke Bumi sebagai radiasi cahaya matahari. Sebagian besar radiasi matahari ini melewati atmosfer sebelum diserap oleh tanah dan air ketika menyentuh permukaan bumi. Panas kemudian juga diserap oleh udara.

Semakin rendah posisi kita di permukaan bumi, semakin banyak massa udara. Massa udara ini menyerap dan mempertahankan panas. Sebaliknya pada ketinggian, massa udara berkurang.

Sehingga, pada posisi permukaan bumi yang di dataran rendah, seperti di dekat permukaaan laut, suhu udara juga semakin besar. Sebaliknya di wilayah dengan ketinggian, seperti pada pegunungan, suhu udara berkurang dan terasa dingin.

Gas di atmosfer juga juga menjadi lebih dingin ketika tekanannya turun, yang terjadi saat gas naik ke atas permukaan bumi, di mana semakin sedikit udara yang menekannya. Jadi ketika ketinggian permukaan naik, udara menjadi makin dingin.

Misalnya, kota Bandung yang berada di ketinggian 700-800 meter lebih dingin dari kota Jakarta yang berada di pinggir pantai.

Suhu pada ketinggian mempengaruhi jenis tanaman dan hewan yang ada. Tanaman memerlukan suhu optimum, yaitu suhu dimana tanaman dapat berkembang dengan paling baik. Setiap tanaman memilki temperatur optimum berbeda-beda. Misalnya tanmn seperti padi dan jagung cocok di dataran rendah, sementara pinus dan cemara cocok di pegunungan tinggi.

Lalu bagaimana mencegah dampak dari cuaca panas? Seperti yang kami kutip dari upk.kemkes.go.id Cuaca yang cerah dengan sinar matahari yang hangat, bisa menjadi waktu yang menyenangkan untuk bersantai bersama keluarga di pantai atau melakukan berbagai aktivitas di luar rumah. Namun, suhu yang terus meningkat hingga terlalu panas bagi tubuh, akan menyebabkan beberapa dampak yang dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas kita saat berada di luar ruangan.

Untuk itu, mengetahui beberapa tindakan yang dapat meminimalisir dampak cuaca panas bagi tubuh menjadi penting untuk kita ketahui, agar tubuh masih bisa beraktivitas dengan maksimal dibawah terik matahari tanpa ada kendala.

Berikut ini adalah beberapa tips sehat saat cuaca panas yang perlu untuk diketahui dan dilakukan, diantaranya adalah:

1. Cukupi kebutuhan air tubuh dan tidak menunggu rasa haus muncul

2. Menghindari kontak matahari secara langsung dengan menggunakan topi atau payung.

3. Menggunakan tabir surya atau sunscreen minimal 30 SPF pada kulit yg tidak tertutup oleh baju untuk memberikan perlindungan ekstra kepada kulit.

4. Apabila ingin melakukan aktivitas fisik/olahraga, lakukan di dalam ruangan untuk meminimalisir potensi heatstroke ataupun dehidrasi

5. Jangan meninggalkan siapapun di dalam kendaraan yang terparkir, baik dengan kaca terbuka maupun tertutup.

Panas terik seperti yang terjadi saat ini sangat perlu untuk kita waspadai, karena tubuh akan rentan mengalami masalah kesehatan seperti dehidrasi, Heat Stroke dan gangguan kesehatan lainnya.

Kurangi aktivitas di luar ruangan dan segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit akibat cuaca panas, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....