Panduan Makan Sehat bagi Penderita Penyakit Autoimun
- 01 Mei 2024 04:19 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda: Penyakit autoimun adalah kondisi di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehat dalam tubuh. Untuk mengurangi gejala dan mencegah peradangan, penderita autoimun perlu memperhatikan pola makan mereka. Beberapa jenis makanan direkomendasikan untuk dihindari karena dapat memperburuk kondisi penyakit autoimun.
Menurut artikel di laman Alodokter.com, makanan olahan dan produk hewani yang mengandung banyak lemak jenuh dapat menyebabkan peradangan pada penderita autoimun. Oleh karena itu, disarankan untuk membatasi konsumsi daging merah, keju, margarin, dan makanan cepat saji. Lemak jenuh dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol jahat (LDL) dan memicu peradangan sistemik dalam tubuh.
Mengutip dari situs resmi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PB PAPDI), penderita autoimun juga sebaiknya menghindari makanan dan minuman yang mengandung gula tinggi. Gula dapat meningkatkan peradangan sistemik dan memperburuk gejala penyakit autoimun. Selain itu, gula juga dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan risiko obesitas yang merupakan faktor risiko untuk penyakit autoimun.
Dalam artikel di laman Detik.com, dr. Dian Utami, SpPD dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) menjelaskan bahwa penderita autoimun perlu membatasi konsumsi produk susu dan gandum. "Sebagian penderita autoimun memiliki intoleransi terhadap laktosa dan gluten, sehingga sebaiknya menghindari susu dan produk yang mengandung gandum," ujar dr. Dian.
Selain itu, penderita autoimun juga disarankan untuk menghindari makanan yang diawetkan dengan sodium nitrat atau sodium nitrit, seperti daging olahan, hotdog, dan bacon. Bahan pengawet tersebut dapat memicu peradangan pada sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko penyakit autoimun.
Sebagai panduan, penderita autoimun disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan seperti sayuran hijau, buah-buahan berwarna cerah, dan biji-bijian utuh. Makanan ini dapat membantu mengurangi peradangan dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Selain itu, penderita autoimun juga perlu memastikan asupan protein yang cukup dari sumber nabati seperti kacang-kacangan dan produk kedelai.
"Pola makan yang tepat sangat penting bagi penderita autoimun untuk mengendalikan gejala dan mencegah komplikasi lebih lanjut. Hindari makanan yang dapat memicu peradangan dan perbanyak konsumsi makanan yang mengandung antioksidan dan nutrisi penting lainnya," jelas dr. Dian dalam artikel di Detik.com.
Dengan mengikuti panduan makan sehat bagi penderita autoimun, diharapkan kondisi penyakit dapat lebih terkendali dan kualitas hidup penderita meningkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....