Ini Alasan Darah dan Bangkai Diharamkan dalam Islam
- 16 Nov 2025 05:45 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda: Dalam kehidupan sehari-hari, umat Islam dihadapkan pada berbagai aturan terkait makanan yang halal dan haram. Di balik setiap ketentuan tersebut, terdapat hikmah yang tidak hanya berkaitan dengan ibadah dan ketaatan, tetapi juga menyangkut kesehatan dan keselamatan.
Kepala Pusat Halal Center LP2M Universitas Mulawarman, Hadi Surapto, menjelaskan pengharaman darah dan bangkai memiliki dasar yang jelas dalam ajaran Islam. Larangan tersebut termaktub dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 173, di mana Allah SWT melarang umat-Nya untuk mengonsumsi darah dan bangkai.
Selain sebagai bentuk ketaatan terhadap syariat, larangan ini juga mengandung hikmah besar terutama dalam menjaga kesehatan manusia.
Menurutnya, darah merupakan media yang membawa berbagai zat sisa metabolisme dan racun dalam tubuh hewan. Sementara bangkai, yakni hewan yang mati tanpa disembelih sesuai syariat, berisiko tinggi mengandung bakteri dan racun akibat proses pembusukan.
"Konsumsi bahan tersebut dapat menyebabkan penyakit, bahkan merusak organ tubuh manusia,” jelas Hadi Surapto saat mengisi Program Odah Bekesah Pro 4.
Sementara itu, lanjut Hadi, dari aspek kesehatan kandungan berbahaya pada darah dan bangkai bisa memicu infeksi, kontaminasi bakteri, hingga keracunan. Inilah yang membuat syariat Islam memberikan batasan ketat terkait makanan, agar umat terhindar dari sesuatu yang membahayakan tubuh.
Selain aspek kesehatan, larangan tersebut juga sarat nilai spiritual. Umat Islam diajak untuk disiplin, berhati-hati, dan taat terhadap aturan halal-haram sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT.
Dalam konteks modern, hal ini turut berkaitan dengan pentingnya sertifikasi halal serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan.
Ia menegaskan, melalui edukasi halal, masyarakat diharapkan tidak hanya mengikuti aturan syariat, tetapi juga memahami alasan ilmiah di balik setiap ketentuan. Dengan pemahaman yang lebih mendalam, umat Islam dapat lebih bijak dalam memilih makanan serta menjaga kesehatan dan kualitas hidup sehari-hari. (Aya)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....