Metode memasak berkala

  • 24 Jun 2025 15:29 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember: Dilansir dari Health.com, Jumat (7/2/2025) para peneliti tidak yakin mengapa metode "memasak berkala" dapat menyebabkan telur mengandung lebih banyak polifenol.

"Dugaan kami adalah bahwa memasak pada suhu yang sangat dekat dengan suhu denaturasi protein membantu mencegah hilangnya nutrisi," kata DiMaio, salah satu peneliti dalam studi tersebut.

Sementara penulis "The Little Book of Game-Changers," Jessica Cording, RD, menyebut beberapa polifenol lebih sensitif terhadap panas daripada yang lain.

"Akibatnya, bisa jadi polifenol yang ditemukan dalam kuning telur lebih mungkin hadir dalam jumlah lebih banyak jika kuning telur tidak terlalu matang," ujarnya.

Apakah metode memasak ini aman?

Jika dilakukan dengan benar, maka telur yang direbus menggunakan metode "memasak berkala" akan matang secara sempurna. Sementara metode konvensional yang direkomendasikan, telur direbus dan didiamkan selama 12 menit untuk telur ukuran sedang 15 menit untuk telur besar, dan 18 menit untuk telur ekstra besar.

“Mengingat kuning telur harus direbus selama 32 menit, hubungan waktu dan suhu ini cukup untuk membunuh salmonella , yang merupakan bakteri patogen,” kata Shumaker, Pakar Keamanan Pangan sekaligus Direktur Penjangkauan Program Safe Plates di North Carolina State University.

Cara mencoba memasak telur dengan "metode berkala"

Shumaker menyarankan untuk menggunakan termometer jika ingin mencoba metode tersebut. Hal itu bertujuan untuk memastikan suhu yang tepat.

Berikut cara memasak telur dengan metode "memasak berkala" menurut Shumaker:

Rebus air di atas kompor dan letakkan baskom berisi air dingin di sebelahnya.

Usahakan untuk menjaga suhu air dingin pada 30 derajat celsius selama proses memasak.

Sehingga mengharuskan menuangkan air ke dalam mangkuk secara berkala.

Masukkan telur ke dalam air mendidih selama dua menit sebelum memindahkannya ke mangkuk berisi air dingin selama dua menit.

Ulangi proses ini sebanyak delapan kali.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....