Memahami Tekanan Batin dan Cara Jitu Mengatasinya

  • 25 Jan 2025 11:47 WIB
  •  Jember

KBRN, Jember: Tekanan batin masih tergolong normal jika berlangsung selama kurang dari 2 minggu. Namun, bila Anda mengalami tekanan batin lebih dari 2 minggu, sebaiknya segera temui dokter karena hal tersebut bisa saja menandakan bahwa Anda menderita depresi. Tanpa penanganan yang tepat, tekanan batin dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan mental, Oleh sebab itu, jangan sepelekan hal ini. Kenali lebih jauh tentang tekanan batin dan cara mengatasinya.

Dikutip Alodokter Gejala yang dirasakan setiap orang saat mengalami tekanan batin bisa berbeda-beda. Namun, penderita tekanan batin umumnya akan mengalami beberapa gejala berikut ini:

Cemas, khawatir, atau gugup berlebihan

Perhatian mudah teralihkan atau sulit berkonsentrasi

Mudah marah dan frustasi

Menghindar atau tidak mau bertemu orang lain

Sering absen dari pekerjaan atau sekolah

Tidak merawat diri dengan baik, misalnya menjadi jarang mandi atau berganti pakaian

Jarang atau tidak mau keluar rumah

Hasrat seks atau libido berkurang

Pada beberapa kasus, orang yang mengalami tekanan batin juga merasakan gejala berupa sakit kepala, tubuh terasa tidak berenergi, nyeri dada, dan gangguan tidur.

Cara Mengatasi Tekanan Batin

Dalam menangani tekanan batin, Anda perlu mencari tahu terlebih dulu hal apa yang membuat munculnya kondisi tersebut. Saat Anda sudah mengetahui pemicunya, jauhkan diri dari hal tersebut.

Selain menghindari pemicunya, Anda juga bisa menerapkan beberapa tips berikut ini:

1. Cobalah aktivitas yang menenangkan

Saat merasa terpuruk karena tekanan batin, coba tetap lakukan aktivitas yang dapat menenangkan bagi Anda. Aktivitas ini bisa beragam, mulai dari membaca buku, menonton film, melakukan yoga, meditasi, atau relaksasi, hingga mengambil cuti selama beberapa hari untuk berlibur.

2. Rutinlah berolahraga

Olahraga memang selalu memberikan manfaat, terutama dalam mengatasi tekanan batin. Jenis olahraganya pun bisa apa saja, misalnya berenang atau berjalan kaki. Dengan rutin berolahraga selama 30 menit setiap harinya, suasana hati Anda akan menjadi lebih baik dan stres pun dapat berkurang.

3. Konsumsi makanan bergizi seimbang

Saat mengalami tekanan batin, orang jadi kurang mau merawat diri, bahkan sampai tidak mau makan. Hal ini bisa menyebabkan kurangnya asupan nutrisi. Padahal, beberapa nutrisi berperan penting untuk meringankan keluhan yang dirasakan saat mengalami tekanan batin.

Oleh karena itu, saat mengalami tekanan batin, tetaplah mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Asupan yang penting dipenuhi untuk membantu meringankan gejala tekanan batin adalah makanan yang mengandung omega-3, karbohidrat kompleks, protein, dan vitamin, seperti vitamin C dan vitamin D.

4. Cukupi kebutuhan istirahat

Gejala yang dirasakan saat mengalami tekanan batin bisa menjadi lebih parah jika Anda kurang beristirahat. Oleh karena itu, cukupi istirahat sebanyak 7–9 jam tiap harinya.

Untuk membantu tidur lebih nyenyak, coba hindari konsumsi kafein dan alkohol berlebihan, serta jauhkan diri dari hal yang dapat menunda Anda untuk tidur, seperti menonton televisi, bermain ponsel, atau bermain komputer.

5. Curhatlah kepada orang terdekat

Temuilah kerabat, anggota keluarga, atau sahabat yang bisa memberikan dukungan emosional. Ceritakan unek-unek atau apa pun yang mengganggu Anda akhir-akhir ini. Dengan begitu, tekanan batin yang Anda rasakan mungkin dapat berkurang.

6. Lakukan Konseling

Jika dirasakan semakin parah dan sulit diatasi, tekanan batin perlu ditangani dengan konseling dan psikoterapi. Jenis psikoterapi yang bisa dilakukan oleh psikiater atau psikolog untuk menangani tekanan batin, meliputi cognitive behavior therapy (CBT), problem-solving therapy (PST), dan interpersonal therapy (IPT).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....