Mengenal Gejala Acrophobia
- 24 Okt 2024 11:18 WIB
- Ranai
KBRN, Ranai-Natuna: Mungkin Anda pernah merasa jika melihat sesuatu dari atas ketinggian itu tampak sangat indah dan menakjubkan, misalnya ketika kita sedang berada di dalam pesawat saat kita melihat ke bawah tentu pemandangannya itu sangat luar biasa, dan ketika berada di atas bukit atau pun gunung hamparan pemandangan alam itu pasti sangat menyejukan mata. Tentunya ini berbeda cerita bagi orang yang memiliki fobia terhadap ketinggian, itu adalah hal yang sangat menakutkan dan mengerikan bagi mereka.
Merasa takut saat berada ketinggian merupakan hal yang normal terjadi pada sebagian orang. Hal ini membuat mereka akan lebih berhati-hati agar tidak terjatuh. Namun, pada penderita acrophobia, rasa takut tetap muncul meski sebenarnya situasi tersebut tidak membahayakan dirinya.
Acrophobia sendiri adalah kondisi kesehatan mental di mana seseorang mengalami ketakutan yang intens terhadap ketinggian. Kondisi ini merupakan jenis gangguan kecemasan. Untuk mengenali apakah seseorang memiliki acrophobia atau fobia terhadap ketinggian, berikut gelajanya seperti yang di rangkum dari Halodoc:
1. Gejala Emosional
Pengidapnya mungkin merasa panik ketika merasa bahwa berada jauh dari tanah. Kemungkinan secara naluriah ia mulai mencari sesuatu untuk berpegangan atau kesulitan untuk menjaga keseimbangan diri.
2. Gejala Fisik
Gejala fisik acrophobia mirip dengan fobia spesifik lainnya, dan mungkin termasuk: sakit dada, pusing, mual, detak jantung cepat, sesak napas dan gemetaran.
3. Kecemasan dan Penghindaran
Pengidap acrophobia kemungkinan besar akan mulai takut dengan situasi berada di tempat tinggi. Misalnya, mereka mungkin merasa khawatir jika harus menginap di hotel di lantai tinggi, atau harus bekerja di gedung di lantai tinggi. Penghindaran ini dapat mengganggu kemampuanm seseorang untuk beraktivitas sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....