Penipuan Berkedok Urus KTP Rugikan Warga Rp28 Juta
- 08 Sep 2025 15:11 WIB
- Samarinda
KBRN, Kukar: Seorang warga Muara Jawa, Kutai Kartanegara, bernama Hasdi, menjadi korban penipuan dengan kerugian mencapai Rp28 juta. Pelaku diketahui seorang perempuan berinisial SN yang mengaku sebagai pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda.
Modus yang digunakan SN adalah menawarkan jasa pengurusan dokumen kependudukan, termasuk penerbitan KTP, buku nikah, hingga penarikan kewarganegaraan. Hasdi mengaku awalnya percaya karena pelaku meyakinkan dirinya bekerja di Disdukcapil, ditambah adanya rekomendasi dari tetangga.
“Dia mengaku bisa mengurus penarikan warga negara Malaysia ke Indonesia, termasuk pembuatan KTP, buku nikah, dan ijazah. Tapi dengan syarat ada biaya operasional,” ujar Hasdi saat ditemui di Samarinda, Minggu (7/9/2025).
Hasdi menuturkan telah menyerahkan uang secara bertahap, yakni Rp18 juta pada pembayaran pertama, Rp5 juta pada pembayaran kedua, dan Rp5 juta pada tahap ketiga. Bahkan, pelaku memberikan kwitansi sebagai tanda terima. Namun, berkas yang dijanjikan tidak kunjung terbit.
“Awalnya saya percaya karena ada tetangga yang merekomendasikan dan dia meyakinkan bekerja di Capil. Tapi setelah lama menunggu, hasilnya tidak ada,” katanya.
Kecurigaan mulai muncul ketika berkas tak kunjung selesai, sementara komunikasi dengan pelaku semakin sulit. “Sudah hampir tiga bulan saya hubungi, tapi akhirnya nomor saya diblokir. Saat saya tanyakan langsung ke Capil, ternyata tidak ada pegawai bernama SN,” ucap Hasdi.
Merasa ditipu, Hasdi melaporkan kasus tersebut ke Polresta Samarinda. Ia berharap pelaku segera diproses hukum jika tidak memiliki itikad baik mengembalikan uang yang sudah diterima. Hingga kini, penyidik disebut masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan meminta sejumlah berkas pendukung dari korban.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....