Polda Kaltim Gelar Operasi Keselamatan Mahakam Tahun 2026

  • 02 Feb 2026 09:43 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan - Guna meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, Polda Kalimantan Timur resmi memulai Oprasi Keselamatan Mahakam 2026. Upacara gelar pasukan yang diikuti ratusan personel gabungan dari kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan Kaltim, dan Jasa Raharja Kanwil Kaltim, BPTD Kelas II Kalimantan Timur, berlangsung khidmat di halaman Mako Polda Kaltim, Senin, 2 Februari 2026.

Wakil Kapolda Kaltim, Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo, bertindak sebagai pimpinan apel mewakili Kapolda Kaltim. Dalam amanatnya, beliau menegaskan bahwa operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026. 

Dengan mengusung tema "Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat", kegiatan ini menjadi fondasi penting dalam menyambut arus mudik Idulfitri 1447 H.

"Tujuan utama operasi ini adalah menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif. Ini merupakan langkah awal kita dalam menjamin keselamatan masyarakat, terutama menjelang peningkatan mobilitas pada masa Lebaran mendatang," ujar Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kaltim, Kombes Pol. Ahamad Yanuari Insan, menekankan bahwa petugas akan memberikan atensi khusus pada pelanggaran yang berisiko tinggi menyebabkan fatalitas kecelakaan. 

Beberapa poin utama yang menjadi sasaran meliputi:

1. Pengendara yang tidak menggunakan helm berstandar SNI.

2. Pengendara di bawah umur yang belum memiliki kompetensi berkendara.

3. Tindakan melawan arus lalu lintas yang membahayakan pengguna jalan lain.

4. Penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong).

Berbeda dengan razia konvensional, Operasi Keselamatan Mahakam 2026 lebih mengedepankan tindakan preemtif (imbauan) dan preventif (pencegahan). Penegakan hukum tetap dilakukan namun berbasis teknologi melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik statis maupun mobile.

Melalui operasi ini, masyarakat diharapkan tidak hanya patuh karena keberadaan petugas, namun tumbuh kesadaran mandiri bahwa keselamatan adalah kebutuhan bersama. Polda Kaltim mengajak seluruh warga untuk senantiasa mengecek kelaikan kendaraan dan melengkapi surat-surat sebelum berkendara demi keamanan di jalan raya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....